31 Oknum TNI Terancam Sanksi Pemecatan

0
156

POSBUMI.COM- JAKARTA. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa tidak menutup kemungkinan terdapat keterlibatan prajurit TNI dari berbagai kesatuan dan angkatan yang menjadi pelaku penyerangan dan perusakan terhadap Polsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (29/8) dini hari.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 12 personel TNI AD yang terlibat dalam penyerangan dan telah dilakukan penahanan di Polisi Militer Kodam Jaya. Termasuk 19 personel TNI AD lagi yang akan diperiksa, karena terindikasi memiliki keterlibatan dalam penyerangan itu.

“Jadi total berarti nanti ada 31 dan pemeriksaan ini akan berlangsung dan akan dipenuhi semua kebutuhan administrasi, sehingga mereka tidak akan bisa lagi komunikasi dengan orang di luar,” kata Andika dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Minggu (30/8).

Sedangkan, Andika menjelaskan, dari 12 orang saksi yang telah periksa dan ditahan, terdapat prajurit TNI dengan pangkat sersan mayor yang paling tertinggi dan tak menutup kemungkinan ada saksi dengan pangkat tinggi lainnya yang akan turut diperiksa.

Lebih jauh, Menurut Andika, selain dikenakan sanksi pidana dalam kasus Polsek Ciracas, opsi pemecatan akan dilakukan sebagai tindakan tegas bagi setiap anggota TNI yang terlibat dalam insiden penyerangan dan perusakan di Polsek tersebut.

“Lebih baik kita kehilangan 31 atau berapa pun yang terlibat apapun perannya. Daripada nama TNI Angkatan Darat terus rusak oleh tingkah laku-tingkah laku yang tidak bertanggung jawab, dan sama sekali tidak mencerminkan sumpah prajurit yang mereka ucapkan, janjikan, pada saat mereka menjadi prajurit TNI Angkatan Darat,” ungkap Andika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here