Abdul Ruhyana Mantan Karyawan Hypermart Cabang WTC Serpong Merasa Dipermainkan dan Dibohongi

0
409

POSBUMI.COM, TANGERANG SELATAN – Nasib Abdul Ruhyana mantan karyawan PT Matahari Putra Prima (Hypermart) cabang WTC Serpong yang dipecat sepihak oleh perusahaan, kini terombang-ambing. Tidak ada titik terang terkait hak pekerja sebagai karyawan tetap yang sudah dijalankan selama 7 tahun, terhitung sejak tahun 2013.

Upaya lewat jalur hukum berupa melayangkan surat somasi yang dikirimkan oleh kuasa hukum Advokat Rekky Andrian, SH tidak juga digubris oleh pihak Hypermart.

Kali ini, surat somasi kedua turut dilayangkan oleh kuasa hukum Advokat Rekky Andrian.

Menariknya, saat surat somasi kedua dilayangkan, pihak Hypermart yang diwakili oleh Burhan, mengaku telah memerintahkan kepada Abdul Ruhyana alias Iyan, agar datang ke kantor Hypermart Cabang WTC Serpong untuk koordinasi perihal pemecatan sepihak.

“Sebelum surat somasi, sudah dikonfirmasi pada tanggal 27 bulan ini, pak Iyan suruh datang ke toko,” ucap Burhan. Rabu (25/11/2020)

Di tempat terpisah, Abdul Ruhyana alias Iyan menyangkal informasi tersebut.

“Ga ada informasi, itu keterangan palsu,” ujar Abdul Ruhyana. Rabu (25/11/2020)

Abdul Ruhyana juga menceritakan bahwa ATM miliknya disita oleh atasannya, lantaran memiliki hutang koperasi senilai Rp.3 juta rupiah.

“ATM saya disita oleh pak topan, personalia, karena saya memiliki hutang tiga juta di koperasi. Saya gajian kan di tanggal 27, saya lunasin itu. Cuma itu aja,” ujar Abdul Ruhyana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here