Anak-anak Benteng Suarakan Kebebasan Menyambut Hari Kemerdekaan

0
69

POSBUMI.COM, KOTA TANGERANG – Dari sebuah cafe yang terletak di Jalan Medinia Apartment No 2, dari situlah keramaian itu dimulai. Di pinggiran danau yang terletak di kawasan Apartment Medinia, Kelapa Dua,  Legok Kota Tangerang, tempat itu tak begitu asing bagi khalayak umum. Sebab jalur itu merupakan akses utama sekaligus penghubung antara Kawasan Bisnis Summarecon menuju Karawaci Mall.

Di tempat itulah,  kelima anak benteng memulai aksi bersamanya dengan menggelar Pameran Senirupa setelah sekian lama terisolasi di rumah masing-masing akibat kebijakan PSBB yang di berlakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Eksperimen Tomi Faisa dkk bukan tanpa perhitungan. Selain bermaksud
untuk memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75, acara ini juga berharap dapat membangkitkan kembali semangat kreatifitas dikalangan para seniman lukis.

“Harapan saya,  dengan semangat kemerdekaan ini mari kita bangkit dan tetap berkarya”. Ujar Dosen yang tengah mengajar di universitas swasta ini.

Bersama Ari Santosa, Rohadi Cumik,  Yayat Lesmana, dan Soni Satria, Tomi yang sekligus pengelola dari Galeri Talenta Art, menginisiasi acara ini sebagai sikap optimisme dalam menyambut Era New Normal pasca Pandemi Covid-19 yang baru saja melalui masa krisis.

“Ya semoga saja melaui event ini kita dapat kembali menarik apresiasi masyarakat terhadap seni lukis,  dan senirupa tetap eksis di Kota Tangerang ini,” ujarnya

Secara tematik,  ragam warna dan bentuk yang ditampilkan dalam setiap karya tidak selalu sama. Kendati demikian acara yang juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh penyair nasional Nani Tanjung dan lounching Buku Puisi karya beberapa penulis lokal, acara ini sangan berkesan dan meriah. Ungakap Hendrik salah seorang pengunjung yang hadir.

Rencana Pameran Senirupa ini akan digelar sepanjang agustus dari 22-27 Agustus 2020.

Kebebasan. Jika yang dimaksud memiliki keterkaitan dengan attitude dan responsibilty,  maka selayaknya kebebasan itu diiringi dengan kontinuitas dan komitmen sebagai bentuk dedikasi dari kerja kesenian secara utuh. Maka New Freedom dapat dimaknai sebagai Kebebasan  dalam mengolah rasa, rasa yang lahir dari sebuah jati diri.

Semoga dari New Freedom ini, ghiroh kesenian di tangerang kembali bangkit, selamat bertarung wahai anak anak benteng! Bravo!” ujarnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here