Area SPBU KM 10 Desa Pelangsian Jadi Ajang Pungli, Masyarakat Minta Aparat Bertindak

0
122

POSBUMI.COM, SAMPIT – Sedikitnya puluhan warga sekitar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) Jalan HM Arsyad Km 10 Desa Pelangsian Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur ( KOTIM ) resah adanya Pungutan Liar ( PUNGLI ) yang dilakukan oleh oknum juru parkir di dalam area SPBU tersebut, selain tidak menggunakan aturan karcis retribusi dari pemerintah daerah , juga mematok parkir melampui batas kewajaran sehingga membuat warga merasa resah.

“Saya merasa keberatan adanya parkir di dalam SPBU selain menyalahi aturan juga menarik parkir layaknya preman,”ujar warga inisial SG. Jumat (26/6/2020)

“Saya tiga kali ngisi BBM jenis bensin, masuk dalam satu kali masuk,  satu teng besar ukuran 35 liter, tidak ngantri  membayar ke juru parkir sebesar Rp 100,000 terus kalau tindakan seperti ini diteruskan dan tidak ada tindakan dari pihak aparat jadi apa selanjutnya SPBU tersebut,” ucapnya

Beda dengan Din, pelanggan SPBU setempat menagatak ia dikenakan Rp30.000,- untuk mengisi satu teng bensin.

“Saya juga turut membayar dalam satu teng dikenakan Rp 30.000, bayar dengan oknum parkir tersebut di dalam SPBU, setelah ini saya pikir pikir saya tidak mendapatkan hasil saya memilih berhenti tidak ngikut melangsir di jalur umum yang bayar lebih mahal,” ujarnya

Edy, salah satu pengawas di SPBU ketika ditemui wartawan posbumi.com mengatakan, dirinya tidak mengetahui perihal parker liar di SPBU tempat ia bekerja.

“Saya tidak tahu soal itu dan saya bekerja sesuai perintah pimpinan dan sesuai SOP yang sudah ditetapkan oleh perusahaan maka dari itu tugas saya hanya menjaga di dalam SPBU kalau sudah aman dan tertib ya sudah. Untuk urusan parkir saya tidak tahu itu urusan di luar juna pihak kami,” imbuh Edy

“Memang benar kalau pelangsir banyak yang parkir didalam SPBU  maka dari itu saya tegaskan saat ini tidak ada lagi mobil yang antri di dalam area SPBU,” kata Edy. (Kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here