BLT & BPNT “Bikin Kisruh” Gereh Petek Gelar Aksi Demo di Dinsos Kab. Pemalang

0
295

POSBUMI.COM, PEMALANG-JATENG – Organisasi Angkutan Darat ( Organda ) bersama Pekerja Seni Pemalang yang mengatasnamakan ” Gereh Petek “.Belum lama ini Senin (11/05/2020), menggelar aksi demo di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Pemalang. Mereka datang menuntut kejelasan para anggotanya dalam penerimaan bantuan Sosial yang belum lama di salurkan.

Selain itu, mereka juga menyampaikan pernyataan sikap yakni,apa benar rakyat butuh uluran tangan hanya sebungkus sembako.

“Kalau hanya sebungkus sembako,apakah kiranya dapat memenuhi hajat beberapa hari. Apakah kita dan masyarakat bisa hidup dengan hitungan hari.,” seru mereka.

Lanjutnya, Gereh Petek juga menilai Dinas Sosial sudah cenderung mengabaikan usulan data yang sudah diberikan oleh Gereh Petek. Padahal usulan data tersebut adalah orang orang yang layak mendapatkan bantuan itu.

Untuk itu,Gereh Petek menuntut Dinsos agar mengkaji ulang data yang sudah pernah di serahkan sebelumnya.Dan apabila hal itu tidak dilakuka maka, mereka ( organda ) akan melakukan cara lain.

Tidak hanya itu saja, Gereh Petek juga menyinggung soal Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ). “Menurut mereka BPNT di Pemalang, dianggap ” Parah “.

Pasalnya, program yang semestinya di jadikan sebagai program tepat sasaran, tepat waktu,  tepat jumlah dan tepat harga dan kualitas, ternyata tidak sesuai. Bahkan Gereh Petek menganggap adanya ketidakwajaran harga komoditi bantuan yang sangat merugikan penerima bantuan contoh, harga telor yang seharusnya pakai hitungan harga kilo gram menjadi harga butiran.

Ketidakwajaran harga sayuran, kentang, buncis dan labu sebesar Rp.25.000.

Andi Rustono selaku koordinator aksi menyatakan, sangat kecewa sekali dengan kinerja dinsos, yang sebelumnya meminta pendataan dan melakukan verfikasi anggotanya. Ternyata permintaan tersebut sampai saat ini belum ada kejelasan soal bantuan tersebut.

” Dan yang membuat saya kecewa tidak ada kelanjutannya,” kata Andi sambil menambahkan bahwa bantuan itu sangat di harapkan sekali oleh mereka.

Menyikapi soal itu, Kepala Dinas Sosial Kab. Pemalang, Slamet Masduki kepada perwakilan aksi menegaskan bahwa bantuan yang ada di seluruh desa sudah bisa dicairkan. Dan bagi masyarakat yang belum pernah menerima bantuan harus dapat termasuk Organda, akan tetapi data yang masuk kenapa berbeda Kemudian tentang BPNT sebelumnya kami sudah menegaskan kepada para Agen, Akan tetapi ternyata hasil temuan di lapangan tidak sesuai apa sebelumnya kami sebutkan.

“Untuk itu, kami Dinas Sosial akan melakukan verifikasi ulang,” jelas Slamet kepada Andi Cs dan para awak media.

( A’IDIN  ST & WASKITO )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here