BPS Mencatat Jumlah Orang Miskin Indonesia Sebanyak 27,55 Juta Orang

0
42

POSBUMI.COM,JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah orang miskin Indonesia sebanyak 27,55 juta orang di September 2020. Angka tersebut setara 10,19% secara nasional.

Jika dilihat dari sisi jumlah, maka paling banyak tersebar di Pulau Jawa dengan jumlah 14,75 juta orang. Sedangkan dari sisi persentase paling tinggi di Pulau Maluku dan Papua yaitu sebesar 20,65%.

“Dari sisi jumlah, sebagian besar penduduk miskin masih berada di Pulau Jawa 14,75 juta orang, sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan 1,02 juta orang,” seperti yang dikutip dari data BPS, Senin (15/2/2021).

Jika dilihat lebih rinci lagi, angka kemiskinan nasional mencapai 27,55 juta orang atau 10,19% ini yang berasal dari Pulau Sumatera berjumlah 6,06 juta orang atau 10,22%. Dari Pulau Jawa berjumlah 14,75 juta orang atau 9,71%. Dari Pulau Bali dan Nusa Tenggara berjumlah 2,11 juta orang atau setara 13,92%. Dari Pulau Kalimantan berjumlah 1,01 juta atau setara 7,51%.

Sedangkan dari Pulau Sulawesi berjumlah 2,06 juta atau setara 10,41%. Lalu, dari Pulau Maluku dan Papua berjumlah 1,53 juta orang atau setara 20,65%. Angka kemiskinan ini tercatat per September 2020.

“Persentase penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan,” tulis data BPS.

Sementara dilihat berdasarkan provinsi per September 2020, BPS mencatat Provinsi Bali menjadi wilayah dengan persentase orang miskin yang paling rendah, yaitu 4,45%. Kedua diduduki oleh DKI Jakarta dengan persentase sebesar 4,69%. Kalimantan Selatan sebesar 4,83%. Kepulauan Bangka Belitung sebesar 4,89%. Kalimantan Tengah sebesar 5,26%.

Selanjutnya Kepulauan Riau sebesar 6,13%. Sumatera Barat sebesar 6,56%. Banten sebesar 6,63%. Kalimantan Timur sebesar 6,64%. Maluku Utara sebesar 6,97%. Riau sebesar 7,04%. Kalimantan barat sebesar 7,24%. Kalimantan Utara sebesar 7,41%. Sulawesi Utara sebesar 7,78%. Jambi sebesar 7,97%. Jawa Barat sebesar 8,43%.

Sulawesi Selatan sebesar 8,99%. Sumatera Utara sebesar 9,14%. Jawa Timur sebesar 11,46%. Sulawesi Barat sebesar 11,50%. Sulawesi Tenggara sebesar 11,69%. Jawa Tengah sebesar 11,84%. Lampung sebesar 11,84%. Yogyakarta sebesar 12,80%. Sumatera Selatan sebesar 12,98%. Sulawesi Tengah sebesar 13,06%. Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 14,23%. Bengkulu sebesar 15,30%. Aceh sebesar 15,43%. Gorontalo sebesar 15,59%. Maluku sebesar 17,99%.

Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 21,21%. Papua Barat sebesar 21,70%. Dan terakhir atau yang paling tertinggi diduduki oleh Papua dengan persentase sebesar 26,80%.

“Persentase penduduk miskin terbesar berada di wilayah Pulau Maluku dan Papua, yaitu sebesar 20,65%,” tulis laporan BPS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here