Buktikan Rasa Cinta Terhadap Almamater, Alumni STISIP Yuppentek Soroti Kebijakan Rektor

0
140

POSBUMI.COM, KOTA TANGERANG – Terkait viralnya aksi Curhat Alumni dan Mahasiswa STISIP Yuppentek Kota Tangerang pada hari Rabu Tanggal 29 Juli 2020 di depan Kampus Merah STISIP Yuppentek di Jalan Kawasan Pendidikan Cikokol Kota Tangerang menjadi banyak pertanyaan dari seluruh kalangan terutama sahabat Alumni yang tidak mengetahui aksi curhat tersebut. Kenapa alumni musti turun ke jalan dan melakukan aksi di depan kampus?

San Rodi atau yang biasa disapa Kucay Doang, Direktur Hubungan Antar Lembaga (Hubtarga) Ikatan Alumni STISIP Yuppentek Kota Tangerang yang saat itu menjadi Korlap dan sang orator pada curhat tersebut mengatakan pada awak media Posbumi.com bahwa aksi tersebut sebagai bentuk rasa cinta terhadap almamater

“Aksi tersebut adalah bentuk kecintaan dan kepedulian Alumni kepada almamater yang telah melahirkan banyak putra putri bangsa yang mengabdi di Pemerintahan baik kota maupun Kabupaten bahkan mungkin sampai ke Pemerintahan Provinsi,” ungkapnya tenang

Perlu diketahui, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Yuppentek dari jaman Almarhum Profesor Dr  Haji Koswara kemudian Haji Endang Sumiarsa hingga Almarhum Dr Yayan Sopian sampai saat ini sdr Bambang Kurniawan masih menumpang di Bangunan milik Sekolah Menengah Atas (SMA) Yuppentek di Jalan Kawasan Pendidikan Cikokol.

“Maka kami berharap besar agar Ketua (rektor) STISIP terus mengupayakan agar nantinya menjadi Universitas hingga dapat bersaing dengan perguruan atau universitas lainnya,” ujar San Rodi

Kucay Doang selaku Korlap Aksi Curhat Alumni saat dikonfirmasi oleh awak media, terkait apakah aksi tersebut kemauan alumni sendiri atau seperti apa hingga ada Issu mau menurunkan Ketua (rektor) STISIP Yuppentek Tangerang.

“Clear ya bang. Ketua STISIP Yuppentek menyampaikan dengan membalas pertanyaannya saya saat Curhat itu, bahwa pada April 2021 jabatannya sudah habis, dan beliau sendiri mempersilahkan kepada siapapun, atau bahkan teman-teman alumni untuk ikut melakukan Lelang Jabatan tersebut” pungkasnya via telepon Minggu, 3/08/2020

Kucay sebagai Direktur Hubungan Antar Lembaga (Hubtarga) Iluni STISIP Yuppentek mengatakan dengan tegas bahwa teman-teman Alumni satupun tidak ada niat untuk ikut lelang jabatan menjadi Ketua (rektor) STISIP Yuppentek, dan bahkan dia pun mengatakan kalaupun Saudara Bambang Kurniawan masih mampu dan bisa membawa STISIP Yuppentek ke level yang lebih baik maka silahkan untuk dapat mencalonkan kembali menjadi Ketua STISIP Yuppentek.

Terkait ramainya Issu bahwa dengan adanya Ketua (rektor) STISIP yang ikut turun kejalan saat aksi Save Semanggi di gedung Pemerintahan Kota Tangerang beberapa waktu lalu, apakah Issu tersebut menguat hingga Alumni juga turun kejalan didepan kampus menjadikan tema Curhatan Alumni dan Alumni STISIP Yuppentek.

“Issu tersebut kan yang bikin viral bukan saya, melainkan banyak yang berbicara, karena ada pertanyaan kenapa seorang ASN atau Rektor ikut turun ke jalan. Saya secara pribadi tidak pernah melarang siapapun menyampaikan pendapatnya di muka umum, karena hal tersebut dilindungi oleh Undang-Undang pasal 28 Tahun 1945, dimana Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-undang, namun lebih melihat siapa kita, dimana kita dan kita harus bagaimana sebenarnya,” ungkapnya tegas.

Setidaknya gerak langkah Ketua (rektor) STISIP Yuppentek harus mampu merepresentatifkan mahasiswa, dosen dan alumninya. Dan untuk sekarang STISIP Yuppentek perlu meningkatkan mutu kualitas dan kuantitas pendidikan di dalam kampus bukan malahan miluh gerakan lain yang kontra produktif serta cenderung semaunya sendiri tanpa menghitung akibat buat alumni dan mahasiswa yang masih berstatus ASN di Pemerintah Kota Tangerang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here