Bupati Blora Djoko Nugroho Jadi Sorotan Publik Menghadiri Pesta Warga Tampa Mengunakan Masker Dan Meminta Maaf

0
22

POSBUMI.COM,BLORA JATENG – Video nyanyi dan joget Bupati Blora Djoko Nugroho di acara pernikahan warga yang mengabaikan protokol kesehatan, menjadi sorotan banyak pihak. Djoko Nugroho akhirnya pun meminta maaf.

“Saya tidak pengin membenarkan apa yang saya sampaikan, dan tidak menyalahkan. Tapi silakan yang menyimpulkan lah. Bahwa saya salah, ya saya mohon maaf,” ujar Djoko Nugroho kepada wartawan, Rabu (14/10).

Kokok, sapaannya, lantas menceritakan kronologi kejadian itu. Bahwa saat itu, Senin (12/10) sekitar pukul 10.30 WIB, dia datang di sebuah acara pernikahan.

Baca juga: Dangdutan Tanpa Prokes, Bupati Blora Akhirnya Minta Maaf

Dia mengaku datang masih mengenakan masker. Setelah sesi acara inti, pada pesta pernikahan itu diisi hiburan oleh sejumlah penyanyi. Kokok mengaku diminta untuk mendendangkan lagu.

“Akhirnya saya nyanyi. Lepas masker. Setiap saya nyanyi di undangan ya lepas masker. Habis nyanyi, ya pakai masker lagi,” ujarnya.

Sebelumya Ketua DPRD Blora HM Dasum mendesak Satpol PP bertindak tanpa pandang bulu dalam menegakkan aturan. Hal itu karena saat ini Pemkab Blora dengan tim gabungan tengah gencar melakukan operasi penegakan protokol kesehatan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyayangan tindakan Bupati Djoko. “Kalau kemudian elite tidak berikan contoh, ya rusak,” kata Ganjar, Selasa (13/10/2020).

Saat ditanya apakah Djoko perlu diberi sanksi, Ganjar bicara soal rasa malu. “Karena bupati, suruh sanksi diri sendiri aja. Kalau saya sudah malu,” tandasnya.

Sedangkan Sekda Blora Komang Gede Irawadi mengatakan akan berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP terkait pembahasan dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) virus Corona atau COVID-19.

“Iya, nanti kita koordinasi dengan Kepala Satpol PP, apakah hal itu dianggap salah atau tidak,” kata Komang saat dihubungi detikcom, Selasa (13/10).

Bupati Blora sebelumnya sudah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) No 55 Tahun 2020 yang merupakan penjabaran dari Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Perbup ini mengatur tentang penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan COVID-19.(Aidin/Dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here