Diduga Daftar Penerima Bansos desa Ekabahurui Tidak Tepat Sasaran

0
983

POSBUMI.COM SAMPIT – Puluhan warga Desa Ekabahurui Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten KotawaringinTimur (KOTIM) geruduk Kantor Desa Ekabahurui mempertanyakan adanya Bantuan Sosial (BANSOS) yang rencananya akan dibagikan kepada masarakat Desa Ekabahurui tidak tepat sasaran

Pasalnya daftar yang beredar dikalangan masarakat terkait (BANSOS) yang akan dibagikan diduga banyak nama nama orang yang bersetatus mampu dan ada tercantum nama oknum (PNS)

Sementara masarakat yang tara hidupnya digaris kemiskinan tidak mendapatkan bantuan tersebut sehingga menjadi pertanyaan warga sekitar dan diduga ada permainan dari pihak pendata yang mendapatkan bantuan tersebut,
diminta pihak terkait segera mengepaluasi adanya daftar yang diduga tidak tepat sasaran

“Menurut sumber informasi sasarakat yang bisa dipercaya ketika ditemui Posbumi.com 02/06/2020, sekira pukul 08.00.Wita mengatakan saya warga Desa Ekabahurui sangat heran dengan daftar Bantuan Sosial (BANSOS) yang rencananya akan dibagikan kepada warga sangat tidak tepat dan berpotensi adanya penyalah gunaan terhadap dana bantuan tersebut

Apalagi disaat ini yang terdampak Covid 19 bukanya perseorangan baik itu orang miskin maupun orang kaya semuanya terdampak Covid 19, pertanyaanya kenapa yang mendapatkan bantuan tersebut hanya orang orang tertentu

Saya selaku warga Desa Ekabahurui meminta kepada Bupati Kotawaringin Timur dan Gubenur Kalimantan Tengah, dapat menindak tegas dan mengepaluasi adanya daftar Bantuan Sosial (BANSOS)

Tersebut yang saya anggap tidak tepat sasaran dan banyak warga yang tarahidupnya digaris kemiskinan malah tidak mendapatkan bantuan tersebut

“Sementara Kepala Desa Ekabahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (KOTIM)
Rusdiansyah mengatakan, hingga saat ini saya tidak tau soal data tersebut terimput dan tiba tiba muncul data yang mendapatkan bersetatus PNS mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya juga diperintahkan oleh Bupati, bagi penerima Bantuan Sosial tersebut harus mendapatkan Stempel dari Ketua RT masing masing , maka dari itu saya juga bingung tiba tiba muncul beberapa beberapa daftar tersebut sehingga saya selaku Kepala Desa merasa dibenturkan

Imbuh Rusdiansyah, pastinya untuk data yang sudah muncul itu bujan data dari Desa dan data tersebut dari Dinas Sosial , maka dari itu saya akan berupaya meluruskan terkait gejolah hsl tersebut jangan sampai bergejolak dikalangan masarakat Desa Ekabahurui”. Pungkasnya.

( KAR )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here