Diduga Positif Covid-19, Rumah Sakit EMC Kota Tangerang Makamkan Pasien Negatif Corona

0
187

POSBUMI.COM, TANGERANG – Seorang ibu bernama Trisnawati harus merasakan kesedihan yang mendalam atas vonis rumah sakit terhadap suaminya, Sudaryanto yang telah meninggal dunia karena terkena virus Covid-19 pada tanggal 19 Desember 2020.

Almarhum Sudaryanto didiagnosa diduga terkena virus Corona oleh Rumah Sakit EMC Kota Tangerang. Ia dimakamkan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan standar penderita Covid-19.

Kekecewaan Ibu Trisnawati bertambah saat mengetahui mendiang suaminya, Sudaryanto ternyata negatif virus Covid-19. Dan terlanjur dimakamkan sesuai prosedur kesehatan Covid-19 oleh Rumah Sakit EMC Kota Tangerang.

Hal itu ia ketahui, saat Trisnawati menerima berkas rekam medis suaminya Sudaryanto dari Rumah Sakit MNC Kota Tangerang

Isak tangis Trisnawati tidak terbendung, ia menangis sesunggukan menyesali nasib mendiang suaminya yang meninggal dunia yang terlanjur divonis terkena virus Covid-19

“Karena hasil dari rekam medis almarhum, kematiannya bukanlah dikarenakan virus Covid-19,” ujar Trisnawati. Kamis (18/2/2021)

Duka Trisnawati tidak sampai di situ, Trisnawati yang seharusnya mendapatkan bantuan korban Covid-19, harus menelan kekecewaan lantaran tidak bisa menerima bantuan tersebut.

“Seharusnya dapat bantuan korban Covid-19, tapi karena rekam medis almarhum bukan Corona, akhirnya tidak dapat bantuan,” ujar Trisnawati

Sudaryanto merupakan warga Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Wartawan Posbumi bersama Humas RS EMC Kota Tangerang

Saat dikonfirmasi ke pihak Rumah Sakit EMC Kota Tangerang, Humas RS EMC menjelaskan sesuai prosedur kesehatan dari Dinas Kesehatan bagi pasien yang meninggal dunia di rumah sakit, akan diberlakukan tindakan prosedur kesehatan dengan cara dimakamkan standar Prokes Covid-19, menggunakan peti jenazah, dibungkus plastik dan dimakamkan di Selapajang.

“Iya, pasien yang meninggal dunia di rumah sakit, sesuai peraturan dari dinas kesehatan akan dimakamkan layaknya pasien terkena virus Corona,” ucap Yan, Humas RS EMC Kota Tangerang. Jumat (19/2/2021)

Masih kata Yan, Humas RS EMC, pihak rumah sakit akan menelusuri pasien atas nama Sudaryanto. Ia mengaku tidak dapat memberikan keterangan lebih detail terkait pasien Sudaryanto yang telah dimakamkan.

“Saya akan telusuri dulu pasien atas nama Sudaryanto. Maaf, saya tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh,” ucapnya

Ia mengaku, berkas rekam medis atas nama almarhum Sudaryanto memang benar dikeluarkan oleh pihak rumah sakit.

“Itu berkas yang diterima keluarga korban merupakan rekam medis, bukan hasil swab,” ujarnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here