Dilarang Mengembalakan Ternak di Areal kelapa sawit,Ratusan Lembu Berada Di Areal

0
41

POSBUMI.COM SERGAI – Diduga adanya kerja sama antara Pejabat perkebunan abdeling 1 – abdeling 2 dengan pemilik ternak” informasi ini di dapat dari salah satu karyawan PTPN IV Adolina perbaungan yang tidak mau dituliskan namanya menceritakan,”

Kalau prihal ternak yang berkeliaran bukan baru-baru ini saja tetapi sudah bertahun-tahun lahan sawit masa Produktif menjadi tempat angon/ menggembala untuk Ratusan hewan Sapi.

Terdapat juga kandang sapi yang terletak di tengah-tengah lahan sawit di abdeling 1 dan 2. Hal yang tidak masuk di akal jika pengawas perkebunan( Centeng) dan para staf abdeling tidak mengetahui prihal banyak ternak yang berkeliaran di lahan sawit produktif,” pungkasnya.

Terlihat jelas bukan” sambung beliu bahwa ada kerja sama antara pengamanan(Centeng), staf abdeling dengan Pemilik ternak dari
adanya Plang/ papan larangan ternak memasuki areal perkebunan tetapi plank tersebut tidak di jalankan dan serta Merta hanya untuk pajangan saja. Selasa sore. (03/11/20)

Melanjutkan informasi dari karyawan tersebut, POSBUMI.COM menelusuri ke dilapangan dimana yang diterangkan oleh Narasumber diatas, Pemilik ternak yang hampir mencapai ratusan jumlahnya di gembalakan dalam areal perkebunan Kelapa sawit masa produktif.

Karna seringnya ternak memasuki lahan kelapa sawit masa produktif tersebut mengakibatkan daun-daunnya rusak hanya tinggal Lidi dan batang daun saja.

Salah satu pengembala yang enggan mengatakan namanya mengatakan kepada wartawan” Ternak- ternak ini berasal dari desa sebelah perkebunan dan ada beberapa pemilik yang di luar itu tetapi mereka menitipkan ternaknya ke salah satu warga desa sebelah perkebunan ini’ tandasnya.

Kalau masalah Plank Larangan tersebut” lanjut pengembala (SW) itu sudah tahunan di berdirikan tetapi tidak ada tindakan atau pelarangan dari pihak perkebunan khususnya Afdeling II PTPN IV Adolina kecamatan Perbaungan.

(Jrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here