Dinkes dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Diduga Tutup Mata Atas Jaminan Kesehatan di RS Milik Swasta

0
62

POSBUMI.COM, KABUPATEN TANGERANG – Muhamad Ferdiansyah putra yang berdomisili Kampung Ketos, Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada awal Januari 2021 lalu, menjadi Korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Penganiayaan yang menimpa dirinya, hingga membuat ia harus dilarikan ke salah satu Rumah Sakit di Kota Tangerang untuk mendapatkan pengobatan.

Namun Nahas, ia yang dirawat di Rumah Sakit tersebut yakni RS Annisa Kota Tangerang, tidak mendapatkan jaminan untuk biaya pengobatannya.

Keluarga yang dikenal tidak mampu ini harus memiliki hutang yang jumlahnya begitu besar yaitu senilai 28 Juta Rupiah, yang kemudian membuat orang tua Ferdiansyah tidak sanggup untuk membayar pengobatan untuk anaknya, Jumat (12/2/2021).

Kepada Awak Media, Jamal, orang tua Ferdiansyah mengatakan, sebelum anaknya pulang dari Rumah Sakit tersebut, sudah menghadap ke Pemerintahan Kabupaten Tangerang.

“Pada tanggal 4 januari sebelum anak saya pulang, saya sudah menghadap ke Pak Bupati dan Wakil Bupati serta Pak Sekda, ” ujarnya.

Kemudian ia juga menyampaikan, saat kedatangannya untuk menemui Bupati, Wakil dan Sekda, tidak ada di tempat.

“Waktu saya datang semuanya tak ada di tempat, jadi hari itu juga saya memohon ke Stafnya untuk disampaikan ke Bupati atau Wakilnya dan Sekda agar bisa membantu anak saya dan bisa memberikan jaminan ke Rumah Sakit tersebut, biar anak saya dapat segera pulang, ” ungkapnya.

Seakan diduga tak digubris dan hanya disarankan untuk datang ke Dinas Kesehatan.

Sesaat setelah itupun, Jamal Orang Tua Ferdiansyah mendatangi Kantor Dinas Kesehatan, namun sesampainya ia di sana, tak mendapat jalan keluar yang terbaik.

“Ya setelah saya datangi ke Dinas Kesehatan tak mendapatkan solusi apapun, ” tandasnya.

Disisi lain pun Staf UPT Jamkesda saat ia datangi, hanya mendapat jawaban yang begitu singkat.

“Bahkan Staf UPT Jamkesda cuma bilang, Pak, kami tidak bisa menjamin anak bapak karena rumah sakit swasta tidak bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, ” tambahnya lagi.

Dengan hal tersebut pun Orang Tua Ferdiansyah yakni Jamal berharap, Pemerintah Kabupaten Tangerang agar bisa menjamin untuk biaya pengobatan anaknya.

“Saya berharap Pemerintah Kabupaten menjamin biaya pengobatan anak saya, karena saya bukan orang mampu, saya hanya tukang ojek pangkalan yang penghasilan nya 50 ribu sehari, jangankan buat bayar Rumah Sakit, untuk makan besok saja saya masih bingung,” harapnya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih untuk rekan rekan wartawan yang sudah mau membantu saya dan memulangkan anak saya pada saat itu, walaupun masih ada hutang di Rumah Sakit, ” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here