DPUTR Kab. Pemalang Kembangkan Jaringan Perpipaan SPAM

0
201

POSBUMI.COM, PEMALANG JATENG – Kebijakan Pemerintah dalam menjalankan program pembangunan di berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Pemalang perlu mendapatkan apresiasi.

Hal itu seperti yang di laksanakan pada kegiatan yang ada pada bidang Jasa Kontruksi Cipta Karya dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah.

Dalam rangka meningkat kesehatan lingkungan dan sarana sanitasi yang layak serta meningkatkan penyediaan sarana fasilitas air bersih.

Jasa Kontruksi Cipta Karya dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pemalang, telah menjalan kan beberapa program pembangunan untuk perluasan jaringan Perpipaan (SPAM) di beberapa wilayah Desa serta tahap pembangunan Pengadaan Jambanisasi di berbagai titik untuk tahun 2023.

Beberapa Pembangunan Perluasan Jaringan Perpipaan yang saat ini sedang dijalankan di berbagai wilayah yakni.

1.Pembangunan Tambahan sumur dalam dengan kapasitas 2.5 liter di Desa Widodaren
Kecamatan Petarukan,
2.Pembangunan Pengembangan jaringan Perpipaan (SPAM) Desa Tundakan Kecamatan Watukumpul,
3.Pembangunan Pengembangan Jaringan Perpipaan (SPAM) Kelurahan Petarukan,

4.Pembangunan Pengembangan Jaringan Perpipaan SPAM Desa Wanarata Kecamatan
Bantarbolang.
5.Pembangunan Pengembangan Jaringan Perpipaan SPAM Desa Mendelem Kecamatan Belik,
6.Pembangunan Pengembangan Jaringan Perpipaan (SPAM) Desa Watukumpul Kecamatan Watukumpul.

Sementara untuk tahap selanjutnya adalah pembangunan Sarana Prasarana Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) atau jambanisasi di beberapa Desa dan Kelurahan,

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pemalang . (Plt).Heri Firmantio melalui (Kabid) Jakoncipkataru, Sukirno, ST. MM kepada Media Posbumi.com Kamis 25 Mei 2023 mengatakan bahwa,

” Tujuan kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasana Air Limbah Domestik Setempat yang jelas untuk meningkatkan kesehatan terutama pada lingkungan masyarakat setempat.

Program ini akan di laksanakan secara swakelola oleh sekelompok swadaya masyarakat yang lokasinya ada di 11 Desa dan 2 Kelurahan dengan pagu anggaran Rp 300 – Rp.350 juta,”Jelas Sukirno.

” Kami dari Dinas mengharapkan kepada masyarakat penerima manfaat,agar bisa memanfaatkan dengan sebaik baiknya,serta selalu menjaga kebersihannya,”terangnya.(A’IDIN/Koornas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here