Dr. Bahru Navizha, SH., SE., MM KetUm BP Tipikor Manfaatkan Momentum hari Anti Korupsi Dengan Saling Ingatkan Bahaya Korupsi

0
87

POSBUMI.COM, JAKARTA – Badan Pengawasan Tindak Pidana Korupsi ( BP Tipikor ) yang saat ini di nakodai oleh Dr. Bahru Navizha, SH., SE., MM mengecam keras terhadap pelaku pelaku korupsi yang mengganyang uang negara hasil dari pajak rakyat, yang mengakibatkan banyak terbengkalai nya pembangunan di negri ini.(09/12/2020)

Di sela sela jam istirahat beliau, sambil makan santai di Bintaro city, dan di sambung jg selepas keluar kantor, bahasan korupsi yang menjadi inti obrolan.

Beliau katakan saat jelang hari anti korupsi, seyogyanyalah semua lini masyarakat mengingatkan, bantu mengawasi dalam pemanfaatan anggaran juga pengambil kebijakan hingga terjadi nya peluang korupsi di program pemerintah tersebut.

Anggaran pemerintah saat ini yang sangat besar dan besar kemungkinan juga banyak terjadi penyelewengan.

Undang undang korupsi no 31 tahun 1999 yang mengatur tentang pemberantasan korupsi

Dalam perkara korupsi, pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 220, Pasal 231, Pasal 421, Pasal 422, Pasal 429 atau Pasal 430 Kitab Undang- undang Hukum Pidana, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50.000.000.

Ada Tujuh Kelompok Jenis Tindak Pidana Korupsi
1. Perbuatan yang merugikan negara.
2. Suap.
3. gratifikasi.
4. Penggelapan dalam jabatan.
5. Pemerasan.
6. Perbuatan curang.
7. Benturan kepentingan dalam pengadaan.
Harapan besar Ketua Umum BP Tipikor, berkurang nya Korupsi di negri ini, hingga kata akhir yang beliau katakan adalah ” Mari Bangun Bangsa Tanpa Korupsi .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here