Dua Tokoh Masyarakat Angkat Bicara, Galian Dan Truk DT Sangat Meresahkan Warga

0
66

POSBUMI.COM, SERGAI – Dengan Maraknya Galian di Tanah Bertuah Negeri Beradat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) di duga tidak memiliki Izin dan telah merugikan serta sangat meresah masyarakat yang dilintasi oleh Damtruk – damtruk berkapasitas besar melalui depan halaman rumah mereka tanpa ada tenda penutup muatannya. Senin (22/03/21). Pukul 14.00 wib.

Saat wartawan mengkonfirmasi terhadap beberapa Tokoh Masyarakat di desa Lubuk cemara dan Pem. Sejonam mengatakan.

Salah satu tokoh desa Lubuk Cemara Naser (45) dan beberapa lainnya angkat bicara mengatakan” Ada Beberapa dari warga dusun II desa lubuk cemara mendatangi saya dan mempertanyakan prihal Galian yang ada di desa mereka sudah sangat meresahkan” terang Nasir.

Lanjut Naser” Abu pekat saat truk-truk tersebut melintas saat kosong dan berisi tepat di depan rumah mereka, kami Kwartirkan akibat dari abu dapat mengakibatkan Penyakit sesak napas akibat dari abu tersebut” tandas Nasir.

Nasir juga meminta kepada pihak perhubungan, Dinas2 terkait dan pihak kepolisian agar menindak tegas oknum pengusaha yang terang-terangan sangat merugikan masyarakat sekitar jalan untuk melintas, ditambah lagi Truk – truk yang berisi material tanah jarang atau tidak menutup muatannya.

Belum lagi ,lanjutnya” kalau ukuran tanahnya bergumpal berukuran besar yang tidak ditutup dengan terpal di baknya dan muatan penuh yang sangat bisa membahayakan orang lain,” tandas Nasir.

Dengan adanya galian yang sudah berlangsung hampir 1 bulan, Nasir melanjutkan” aktivitas tersebut besar dugaan telah adanya kongkalikong atau perjanjian terhadap pihak pengusaha dan Instansi – instansi terkait yang berkompeten dalam urusan Galian tersebut, sehingga tidak ada tindakan dan seolah-olah Tutup mata terhadap aktivitas Korekan tersebut.

Di tambah lagi Dugaan besar Alat berat tersebut menggunakan minyak Subsidi yang diperuntukkan untuk Rakyat bukan untuk Industri ataupun Pengusaha. Beberapa tokoh meminta kepada pihak kepolisian untuk mengungkap dan menindak galian tersebut.

Tokoh desa Pem. Sejonam juga turut angkat bicara dengan maraknya Galian, beliu berharap adanya tindakan tegas dari instansi terkait untuk memberikan sanksi atau melarang Dump truk pengangkut material tanah tanpa disertai penutup beroperasi dan Pekat abu akibat dari truk yang melintas” tegas Tokoh tersebut.

Jangan demi kepentingan segelintir orang mengorbankan masyarakat banyak, khususnya Masyarakat yang di lintasi dan masyarakat pengguna jalan.

Kenapa membahayakan pengguna jalan lainnya, karna bisa saja Pongkahan tanah yang di bawa Jatuh saat melintas di jalan raya menimpah penggunaan sepeda motor atau yang lainnya.

Kedua harus di ingatkan juga dari tanah yang jatuh di jalan sudah dipastikan akan menjadi abu saat sudah kering” ucap Tokoh tersebut. (J.76)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here