enam Pejabat Sementara (PJS) Di Kukuhkan Gubenur Jawa Timur

0
38

POSBUMI.COM,SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa mengukuhkan enam Penjabat Sementara (PJS) Bupati dan Wali Kota berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI nomor 131.35-2900, 131.35-3024, 131.35-2892, 131.35-3022, 131.35-2890, 131.35-2895 tanggal 24 September 2020 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Keenam PJS tersebut dari daerah pelaksana Pilkada

Mereka adalah Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jatim Himawan Estu Bagijo sebagai PJS Bupati Mojokerto, Kadiskominfo Jatim Benny Sampirwanto sebagai PJS Bupati Trenggalek, Kepala Bakorwil Malang Saichul Ghulam sebagai PJS Bupati Malang.

Kemudian Ka Satpol PP Jatim Budi Santoso menjadi PJS Bupati Blitar, Asisten Bidang Perekonomian Jatim Jumadi sebagai PJS Walikota Blitar dan Asisten Bidang Pemerintahan Ardo Sahak sebagai PJS Walikota Pasuruan.

Khofifah berpesan, agar konsolidasi demokrasi saat pilkada serentak selalu diseiringkan dengan upaya pengendalian COVID-19 di daerah masing- masing. Selain itu PJS Bupati/Walikota segera konsolidasi dengan semua elemen, khususnya Forkopimda.

Terkait dengan COVID-19, Khofifah meminta kepada keenam PJS untuk kordinasi secara intensif dengan dinas kesehatan dan rumah sakit rujukan.

“Konsolidasi Demokrasi dalam Pilkada serentak tahun ini harus berseiring dengan berbagai ikhtiar dari berbagai hal yang terkait pengendalian COVID-19. Di antaranya dampak sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan harus dipastikan koordinasi antar Forkopimda intensif ,” kata Khofifah, Sabtu (26/9/2020).

Kepada para sekda di enam Kabupaten/Kota, Khofifah juga meminta untuk segera kordinasi terkait finalisaai Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang telah disesuaikan dengan RKP dan RKPD Provinsi. Karena harus segera dibahas dalam RAPBD Tahun 2021.

“Saya ingin berpesan kepada Sekda di enam Kabupaten dan Kota , saya mohon segera nyekrup karena RKPD dan RAPBD harus segera dibahas dengan DPRD,” ujarnya.

Keenam PJS tersebut bertugas mulai hari ini, Sabtu 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020 atau 71 hari ke depan. Penunjukan PJS selama 71 hari mendatang ini dikarenakan para kepala daerah di enam wilayah tersebut diharuskan mengambil cuti guna melaksanakan kampanye jelang pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang.(Doni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here