Gubernur Jateng Siap Sosialisasikan Tentang Vaksin Covid-19

0
23

POSBUMI.COM, SEMARANG – Ganjar Pranowo selaku Gubernur Provinsi Jawa Tengah telah usai evaluasi penanganan COVID-19 di ruang rapat kantornya, Rabu (06/01 2021).

Menurut Ganjar, potensi penolakan vaksin itu biasanya karena mereka merasa tidak percaya atau mereka tidak tahu. Oleh itu, dengan sosialisasi yang terus menerus, maka pihak yang diharapkan karena tidak dapat memahami, maka bersedia untuk diberi vaksin.

Apalagi nantinya tidak hanya vaksin Sinovac, tapi ada juga vaksin lain seperti Pfizer dan Moderna. Adapun kriteria yang mendapatkan vaksin pertama di antaranya yang berumur 18-59 tahun, tidak memiliki komorbiditas, tidak pernah terkena COVID-19, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap siap siapa saja penerimanya. Termasuk kalangan tenaga kesehatan yang akan menjadi pihak awal diberi vaksin, tokoh publik hingga masyarakat.

“Yakni mereka yang mengurusi semua nakes termasuk nakes TNI-polri,” sambungnya.

Sejauh ini, Provinsi Jawa Tengah telah menerima 62.560 dosis vaksin COVID-19. Vaksin tersebut akan segera dibatalkan ke 35 kabupaten / kota di Jawa Tengah. Pihaknya sedang melakukan pendataan dan pelengkapan administrasi serta pengecekan-pengecekan. Selain itu, Gubernur Ganjar sendiri menyatakan siap menjadi penerima vaksin yang pertama.

“Vaksin, aku yang pertama, iya. Disiarkan hidup? Sakjane percaya opo ora (Sebenarnya percaya apa tidak),” ujar Ganjar disinggung apakah bersedia menyiarkan langsung (hidup) memberikan vaksin terhadap dirinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menyambut baik Gubernur Ganjar untuk mengantisipasi kemungkinan tanggap vaksinasi dengan sosialiasi. Ia menyatakan bahwa itu biasanya muncul karena perasaan ragu-ragu.

“Sosialisasi, edukasi yang bersifat persuasif. Jangan ada kesan dipaksa,” kata Yuli usai rapat.

Terkait pendistribusian vaksin, Yuli menyebut sedang mempersiapkan seperti apa mekanismenya. Terlebih, sejumlah Kabupaten/Kota telah memiliki mobil vaksin sebanyak 13 unit. Jika nanti ada daerah yang tidak bisa mengambil vaksin, pihaknya akan mengantarnya teknis saja” jelasnya.

Berdasarkan data yang di peroleh dari Humas Provinsi Jawa Tengah,

Terkait Vaksin, Yang semestinya dari pihak pemerintah Provinsi Jateng agar meng sosialisasi kan ke Masyarakat, Khususnya masyarakat se Provinsi Jawa Tengah, Terangnya, (A’IDIN, ST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here