Kinerja Polres Tegal Layak Di LP kan Ke Itwasda Mabes Polri

0
152

POSBUMI.COM, SLAWI   –  Kinerja Kepolisian Resor (Polres) Tegal patut dipertanyakan, khususnya dalam melayani pengaduan dari masyarakat terkait laporan dari warga Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal , Provinsi Jawa Tengah, tentang dugaan tindak pidana pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh perangkat desa dalam pengurusan pembuatan sertifikat pada program  Pendataan Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL.

Kuasa Hukum yang mewakili Warga Desa Jatibogor, S. Santoso SH MH.,  akhirnya melayangkan surat kepada Kapolri yang berisi tentang permohonan kepastian hukum dan perlindungan hukum atas dugaan tindakan penyalahgunaan wewenang dan Pungli pengurusan PTSL tahun 2018.

“Hari ini, Selasa (14/7/2020) kami menghadap Unit III Reskrim.Polres Tegal, untuk menanyakan sejauh mana penanganan kasus.dugaan pungli PTSL yang dilakukan oleh oknum perangkat desa Jatibogor,  karena kami dapat laporan saudara Tirmizi selaku pengadu/ pelapor bahwa oknum penyidik Unit III Reskrim mengatakan kasus ini tidak dilanjutkan atau ditutup” terang Santoso didampingi para pengadu/ pelapor.

Lebih jauh dikatakan bahwa diduga ada keberpihakan kepada aparatur Pemerintah  Desa dan penyalahgunaan wewenang serta tidak profesional.

” Saat kami temui Kanit Unit III didampingi anggotanya mengatakan kalau kasus ini sedang dimintakan rekomendasi ke Kompolnas dan rencananya akan gelar perkara di tingkat Polda. Hal ini menunjukan kalau pihak Polres Tegal khususnya penyidik tidak profesional, sebab laporan pengadu sudah sejak 4 Maret.2019.Ada apa dengan semua ini,” jelas Santoso saat ditemui didepan ruang Unit III.

Kanit III Reskri Polres Tegal ketika hendak dikonfirmasi wartawan mengelak memberi penjelasan dan diarahkan menghadap Kasatreskrim, namun ketika Kasatreskrim hendak ditemui awak media juga mengelak dengan alasan ada tamu dari Polda.

Atas kejadian ini akhirnya, kami awak media ditemui oleh Kasubag Humas, AKP Supratman yang mengatakan bahwa kasus ini memang ranahnya Kasatreskrim.  “Kami dari Kasubag Humas tidak dapat memberikan informasi atau statment karena merupakan ranah Kasatreskrim,” terangnya.

Menanggapi lambannya penanganan pengaduan warga yang berbulan bulan,  Ketua LSM BINA PELANGI, Ali Rosidin sangat kecewa dan prihatin dengan kinerja polisi dan patut dipertanyakan, ada apa dengan semua ini.

” Polisi sebagai pelayan masyarakat harusnya dapat bekerja secara profesional. Apa gunanya motto Promoter ? Percuma kalau hanya slogan belaka. Omong doanglah. Itu Kapolresnya harus bisa menegur bawahannya yang tidak bekerja dengan professional,” geram Ali pada oknum Polisi yang tidak profesional.

Hal senada apa yang di katakan oleh Ali bahwa, laporan dari wartawan sudah setahun yang lalu terkait oknum Kades Warureja, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal,  yang telah melanggar serangkaian pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers,  berhubung tidak ada tindak lanjut hingga sekarang, maka LP nya akan di tingkatkan ke Itwasda Polda atau ke Mabers Polri,”  imbuhnya.  (A’IDIN & CHAERUDIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here