Konflik Dengan PT IPS, Kantor Bupati Asahan Di Kepung Ratusan Warga Dari Dua Desa

0
57

POSBUMI.COM – ASAHAN MEDAN – Ratusan warga Desa Perbangunan dan Desa Pertahanan Kecamatan Sei Kepayang, didampingi Pospera Asahan,”Geruduk” Kantor Bupati Asahan,Senin (14/12) sekira pukul 10:30 Wib.

Kedatangan ratusan warga itu, terkait perselisihan antara warga dengan PT IPS (Perusahaan Terpadu Inti Palm Sumatera), terkait keberadaan benteng yang dibangun pihak perusahaan tersebut. Dimana pembangunan benteng itu merugikan masyarakat sekitar.

“Kalau Pemkab (Asahan) tidak mau membongkar, biar kami yang bongkar pake cangkul. Karena keberadaan Benteng itu yang menyebabkan kaampung kami kebanjiran,” teriak Ketua Pospera, Atong Sigalingging dalam orasinya.

Pasalnya, pihak Pemkab Asahan beberapa hari lalu sudah berjanji, bahkan PT IPS sendiri sudah ditegur oleh pihak DPRD Asahan untuk membongkar benteng tersebut.

“Kedatangan kami untuk menagih janji tersebut. Kami akan menginap di sini ( Kantor Bupati Asahan,red ) sampai benteng tersebut dihancurkan,” teriak Atong.

Menanggapi tuntutan massa ini, Bupati Asahan diwakili Asisten II, Bambang HS mengaku pihaknya siap untuk membongkar benteng tersebut.

“Kita siap. Itu dibuktikan saat ini beko sudah ada di lokasi. Kalau perusahaan tidak mau bongkar, kami akan bongkar. Intinya permintaan ibu dan bapak semua akan terwujud,” jelas Bambang.

Usai mendengarkan penjelasan Bambang, warga terlihat kurang puas. Hal ini dapat terlihat saat massa masih bertahan dan meneriakkan tuntutan mereka.

Sementara itu, hingga berita ini dikirimkan, pertemuan antara Pemkab Asahan, PT IPS, sejumlah perwakilan warga dan Pospera Asahan masih berlangsung di salah satu ruangan di Kantor PUPR Asahan.

Bahkan, hingga sore hari pihak masyarakat melakukan aksi menginap di Kantor Bupati Asahan, dengan memasang tenda untuk aksi menginap.

Pasalnya, masyarakat menunggu kejelasan dari Pemkab Asahan dan PT.IPS agar mau membuka bendungan yang dibuat PT IPS yang merugikan warga sekitar.

Pantauan wartawan dilokasi, hingga malam ini melihat warga dan Pemkab Asahan beserta perwakilan PT.IPS masih berunding untuk mencari jalan tengah.(Jrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here