Kredit Plus Ingkar Janji Atas Kasus Perampasan kendaraan Oleh Deb Colektor

0
65

POSBUMI.COM, TANGERANG, – Kasus penarikan kendaraan motor konsumen oleh pihak PT. Kredit Plus pada tanggal 6 Agustus 2020 yang tidak memakai surat penarikan dari kantor, belum ada penyelesaian.

Kasus penarikan yang sudah di laporkan pihak korban ke Polsek Jatiuwung tidak dihiraukan oleh pihak perusahaan, dan belum ada itikat baik dari PT. kredit Plus, perusahaan pinjaman dana tunai tersebut.

M. Soleh seorang wartawan dari media online MCNN korban perampasan sepeda motor menjelaskan, setelah kasus tersebut dilaporankan ke kepolisian atas tindakan pemerasan dan ancaman sesuai pasal 368 KUHP tidak dihiraukan oleh pihak perusahaan.

“Laporan saya sama sekali tidak di anggap, apa pihak kredit plus menganggap Hukum main-main,” jelasnya.

Lebih lanjut, sebelumnya setelah dilaporkan pihak kredit plus mendapat panggilan oleh Polsek Jatiuwung dan sempat mediasi cukup lama, antara korban dan pihak kredit plus.

“Saya pernah ketemu pihak kredit plus, dan pihak kredit plus sesuai permintaan akan melacak keberadaan motor tersebut karena sudah dilelang kantor,” kata Soleh, saat di temui di kantor media, Selasa(20/10/2020)

Terhitung dari mulai pihak kredit plus meminta waktu 15 hari untuk melacak kendaraan sampai sekarang belum ada kepastian dan kejelasan untuk korban.

“Saya heran, kendaraan tersebut masih dalam perkara ko pihak kredit plus se’enak-enaknya di lelang, berarti ngejual motor yang tidak jelas dong,” imbuh Soleh.

“Pihak kredit plus sudah jelas main-main dengan hukum dan main-main dengan kasus perkara yang memang sudah di larang oleh kepolisian untuk tidak melakukan penarikan motor di jalan dan masa pandemi covid-19,” pungkasnya.(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here