Kronologis Berdamainya 2 Ormas Bentrok di Ciledug

0
118

POSBUMI.COM, Tangerang – Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) diketahui sempat terlibat bentrokan di Ciledug, Tangerang. Kedua ormas yang berselisih kini sudah didamaikan polisi.

Kapolsek Ciledug Kompol Ali Zukron menjelaskan kronologi bentrokan kedua ormas yang terjadi pada Minggu (6/9/2020) malam. Bentrokan kedua ormas dipicu informasi yang simpang siur.

“Kejadian itu bermula hari Minggu sore, temen-temen dari ormas PP pulang dari kegiatan di Cibodas, Bogor, ada rakor gitu. Pada saat dia melintas di Petukangan, Jakarta Selatan, itu informasinya rombongan iring-iringan itu pas pada saat mau pulang itu ada kerikil lah gitu. Tapi nggak tahu itu dari mana, dia nggak jelas, dan tidak ada benturan itu nggak ada, nggak ada gesekan,” kata Kompol Ali saat dihubungi, Senin (7/9/2020).

Saat rombongan ormas PP melanjutkan perjalanan, tiba-tiba muncul informasi simpang siur bahwa seorang tukang parkir yang masih anggota FBR terserempet. Kabar itu mengakibatkan kedua ormas berselisih paham.

“Ada informasi simpang siur katanya ada tukang parkir yang keserempet, tapi tidak ada luka, tidak ada korban. Keserempet tukang parkir itu masih punya kerabat FBR, gitu kira-kira. Akhirnya mereka kan selisih paham. Tapi selisih paham itu selesai karena masing-masing ketuanya adalah masih saudara, encing kalau orang Betawi bilang,” ujarnya.

Ormas PP dan FBR yang sempat bentrok di Ciledug didamaikan polisiOrmas PP dan FBR yang sempat bentrokan di Ciledug didamaikan polisi. (Foto: Istimewa)

 

Saat kedua ormas tengah menyelesaikan salah paham tersebut, muncul pesan berantai di aplikasi perpesanan WhatsApp yang dinarasikan seolah-olah ada anggota kedua ormas yang bentrok dan terluka. Bentrokan pun tak terhindarkan karena dipicu kabar hoax yang beredar.

“Ketika mereka sedang diskusi menyelesaikan masalah supaya nggak provokasi, itu yang di WA-WA grup, di medsos itu seolah-olah saling ngelecehin, ada berita yang temennya luka lah, ada yang berantem lah. Itu video-video lama, foto-foto lama disebar. Akhirnya yang di pos-pos keluar, ketemu lah di satu titik situ, timpuk-timpukan tetapi tidak lama,” jelas Ali.

Bentrokan itu disebut Ali hanya terjadi beberapa menit. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

“Nggak ada (yang bawa sajam), nihil. Kalau ada yang bawa sajam berarti ada yang ditusuk dong. Ini korban luka nggak ada, (korban) harta benda kagak ade. Tidak ada korban jiwa, tidak ada korban harta benda,” (Ns/Dt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here