Maraknya Kosan esek-esek Di Wilayah Kunciran Indah Kec.Pinang kota Tangerang

0
284

POSBUMI.COM,KOTA TAGERANG – Maraknya di duga tempat kosan yang di jadikan tempat esek-esek beralamat di kunciran indah kec.pinang kota Tangerang bukanlah yang harus di Contoh untuk masyarakat tetapi harus di tiadakan karna penyakit masyarakat mengenai perzinahan adalah hal yang tidak lazim apa Lagi mengenai peraturan kota Tangerang tentang perda 8 tahun 2005 mengenai seks prostitusi ini harus secepatnya di tindak lanjuti dan juga di tegaskan kepada pemilik kosan tersebut agar para oknum-oknum pengusaha yang membandel bisa di kasih efek jera dan harus mengikuti peraturan pemerintah khususnya di wilayah kota Tangerang (28/03/2021).

Di sinih pun sudah di jelaskan tentang pasal 4
1). setiap orang yang sikap atau perilaku nya mencurigakan,sehingga menimbulkan suatu anggapan bahwa ia/mereka pelacur di larang berada di jalan-jalan umum,dilapangan,di rumah penginapan,losmen,hotel,asrama,rumah penduduk/kontrakan, warung-warung kopi,tempat hiburan,gedung tempat tontonan,di sudut-sudut jalan atau di lorong-lorong jalan atau tempat-tempat lain di daerah.
2). Siapapun di larang bermesraan, berpelukan dan/atau berciuman yang mengarah kepada hubungan seksual baik di tempat umum atau di tempat-tempat yang kelihatan oleh umum.

Di temui awak media posbumi pukul 16-27 wib. dan di telusuri melalui jaringan media sosial aplikasi michat bisa melacak keberadaan pekerja seks prositusi yang tersembunyi dan tidak banyak orang yang tau dan di jelaskan langsung sama oknum pekerja seks komersial “sebut saja (i,d) dia menjelaskan bahwa dia memakai kosan tersebut dari pihak ke 2 dan dia membayar sewa per-hari sebesar RP.150.000 dan pihak ke 2 membayar kosannya kepada pihak ke1 yaitu pemilik kosan (AK) sebesar RP. 800,000 jadi keuntungan untuk pihak ke 2 adalah dia menyewakan per-hari sebesar Rp.150.000 tetapi pemilik kosan dia bilang tidak tau menahu dengan ada nya esek-esek di kosannya sangat tidak etis apa lagi kosan tersebut blom loncing dan blom banyak yang laporan penghuni kosan kepada ketua RT/RW lingkungan setempat apa lagi kosan tersebut dekat dengan mesjid, karna ada sistem sewa kepada pihak ke 3 ini harus di waspadai agar perzinahan penyakit masyarakat bisa di tuntaskan dan di hilangkan dari kota tangerang yang berakhlaktulqarimah, jangan sampai penerus bangsa dan agama menjadi rusak ini menjadi pekerjaan pemerintah untuk menindak tegas agar para oknum pengusaha mematuhi nya.(AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here