Muslim DPRA Sesali Sikap PT. PIM Terkait Rencana Pelaporan Tokoh Dewantara ke Polisi

0
78

POSBUMI.COM, ACEH UTARA – Anggota DPR Aceh dari Partai SIRA Muslim Syamsuddin, ST. MAP mengaku sangat kecewa atas penyataan sekretaris PT. Pupuk Iskandar Muda (PT. PIM) Yuanda Wattimena yang memilih menempuh jalur hukum atas permasalahan dengan masyarakat lingkungan terkait besi tua eks PT. AAF. Sabtu (13/06/2020)

Kepada awak media Muslim mengatakan seharusnya PT. PIM dapat bersikap lebih santun dalam menyikapi masalah ini dan tidak perlu menempuh jalur hukum.

“Sikap yang disampaikan oleh Ketua Forum Geuchik Dewantara adalah bentuk aspirasi masyarakat lingkungan terhadap Perusahaan, apa salahnya duduk bersama dan bernegosiasi mencari jalan keluar.” Ujar Muslim.

Lanjutnya seharusnya PT. PIM, memanggil dan merangkul para pihak yang selama ini dianggap berseberangan dengan keinginan perusahaan. Lagipula yang mereka tuntut bukan aset pribadi mereka melainkan milik Perusahaan BUMN yang dibiayai oleh Negara.

“Selama untuk kesejahteraan masyarakat lingkungan saya fikir wajar wajar saja masyarakat meminta kepada Perusahaan milik Negara, pun demikian kita juga mengakui perusahaan memilki manajemen dan aturan tersendiri. Maka oleh karena itu sebaiknya segera pertemukan perwakilan masyarakat dengan Direksi PT. PIM selaku pimpinan yang dapat mengambil kebijakan”. Tegas Muslim.

Tambahnya menyangkut permasalahan masyarakat dengan PT. PIM selama ini dirinya telah menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan DPRA untuk mengambil sikap. Namun demikian dirinya mengaku tidak tahan dengan pernyataan Sekretaris PT. PIM tersebut yang akan mempolisikan Tokoh masyarakat Dewantara, bahkan Muslim yang merupakan Anggota DPRA Dari Partai SIRA tersebut mengatakan tindakan tersebut adalah salah jep ubat.(jls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here