Oknum Aktifis Anti Masker Dan LSM Akhirnya Di Tahan Polres BANYUWANGI Atas Laporan Warga Prihal Dua Vidionya Yang Viral

0
53

POSBUMI.COM, BANYUWANGI JATIM – Oknum LSM yang juga aktivis antimasker, M. Yunus Wahyudi akhirnya ditahan Polresta Banyuwangi. Dia ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 5 jam. Yunus jadi tersangka atas laporan warga perihal dua video yang viral mempengaruhi masyarakat tidak memakai masker.

Dia mengaku selama dimintai keterangan oleh penyidik ada tiga pertanyaan yang diberikan kepadanya yakni tentang aktivitas antimasker. Selain itu, ada laporan dari relawan COVID-19 asal Songgon, Bambang yang menyatakan bahwa ada salah seorang warga dari Bali dan Surabaya saat pulang di Songgon dinyatakan reaktif dan ditempatkan di rumah singgah. Bambang sebagai relawan yang merawat pasien tersebut.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin membenarkan adanya penahanan aktivis antimasker di Banyuwangi ini. “Memang benar sudah kami tahan. Sudah tersangka. Per hari ini kita sudah lakukan pemeriksaan. Awalnya saksi,” ujarnya kepada detikcom.

Aktivis asal Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, ini sebagai aktivis antimasker di Banyuwangi menjemput paksa pasien positif COVID-19. Kala itu ia berkata, jika dirinya ditangkap, pihaknya akan menggugat Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur tentang pemberlakuan masker.

Peraturan Gubernur Jatim No 53/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19, yang sudah berlaku disoal oleh Yunus. Dirinya siap dipenjara jika memang dinilai salah. Namun dirinya juga akan menggugat Pergub yang mengatur tentang larangan tak bermasker.

Jika hanya Pergub, kata Yunus, aturan yang diberlakukan lemah menurutnya. Sebab Pergub tersebut sudah merampas hak masyarakat yang ingin sehat. Karena menurutnya, menggunakan masker baginya tidak sehat. Sebab gas CO2 yang dikeluarkan saat bernapas akan meracuni tubuh.

“Hari ini saya disel oleh aparat kepolisian karena penjemputan jenazah COVID-19 di Banyuwangi. Saya telah menginspirasi rasa ketakutan pada rakyat Banyuwangi. Selamat untuk rakyat banyak semoga selamat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/10/2020).(sfn/Dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here