Perkembangan COVID-19 di DKI Jakarta Per 8 Mei 2020

0
1096

POSBUMI.COM,JAKARTA– Pemprov DKI melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta memproses perkembangan terbaru per 9 Mei 2020.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menerangkan, sebanyak 767 orang yang telah disetujui, dari total 4,958 orang positif, dengan konsumsi pasien meninggal sebanyak 437 orang.

“2.312 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, 1.442 orang melakukan isolasi diri di rumah,” ujar Widyastuti.

Ia menjelaskan, secara kumulatif, pemeriksaan PCR yang telah dilakukan di DKI Jakarta hingga dengan 8 Mei 2020 sebanyak 78.579 sampel. Sedangkan, tes PCR pada 8 Mei 2020 dilakukan pada 1.091 orang. Sebanyak 472 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru dengan hasil 57 positif dan 415 negatif.

“Untuk Orang Tanpa Perbedaan (OTG) sebanyak 1.750 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) meminjam 7,799 orang (7,551 sudah selesai dipantau dan 248 masih dipantau) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 6,355 orang (5,282 sudah kembali dari perawatan dan 1,073 masih dapat ditelusuri),” paparnya.

Widyastuti menambahkan, untuk tes cepat masih berlangsung di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total 84.824 orang telah menyetujui tes cepat, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan total 3.358 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 81.466 orang dinyatakan negatif.

Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah memberikan layanan kesehatan jiwa (mental) terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan konsultasi online melalui aplikasi sahabat jiwa (situs web berbasis) di situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id.

Sementara itu, sejak 24 April 2020 hingga 8 Mei 2020 hingga pukul 13.00 WIB, Pokja Program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) telah menyetujui komitmen untuk 150.651 paket sembako, 47.285 paket makan siap saji, 11.549 paket lebaran, dan 404 paket THR untuk warga yang rentan terhadap ekonomi di tingkat RW, panti dan pesantren.

Berdasarkan kompilasi data komitmen yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing RW, maka data keterpenuhan kebutuhan RW, pada minggu ke-2 Ramadhan per 8 Mei, termasuk 66 RW yang telah terpenuhi kebutuhannya dari total 170 RW yang terdampak.

Pokja KSBB juga telah menerima komitmen dari berbagai kalangan, yang saat ini berada di 31 donatur perusahaan/kelompok dan 2 donatur perseorangan.

Dalam hal ini, Pemprov DKI bermitra dengan Baznas Bazis DKI Jakarta, Palang Merah DKI, Yayasan Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap, Dompet Dhuafa, dan Inisiatif Manusia untuk membantu penyaluran bantuan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here