Petani Sayur Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi

0
26

POSBUMI.COM, SAMPIT KALTENG – Puluhan Kelompok Tani Sayur yang terletak diJalan HM Arsyad Km, 9 ,Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten KotawaringinTimur( KOTIM ) mengeluh lantaran hampir 9 bulan tidak mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi dari pemerintah, diharapkan pihak pemerintah memperhatikan akan keluhan petani yang taraf hidupnya bergantung pada sektor pertanian,

sementara Sdr, (40) tahun yang namanya tidak mau disebutkan di Sergapreborn, Kamis 07/01/2121,sekira pukul 14.00. Wib mengatakan, sudah  lama dipertanian kami tidak mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi entah kenapa saya tidak tau juga penyebabnya , kalau dulu hampir setiap tiga bulan sekali, melalui kelompok tani masing- masing mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi itu, kelangkaan pupuk bersubsidi sangat berdampak pada kaum petani apalagi dimusim seperti ini petani harga hasil panen petani sayur yang tidak menentu ditambah bantuan pupuk bersubsidi tidak ada titik terang sejak beberapa bulan yang lalu sangat terasa sekali

” Biasanya kelompok tani disini mendapatkan bantuan pupuk itu dari Balai Penyuluh Pertanian ( BPP ) Supadi  sebagai Kepala Balai Penyuluh Pertanian ,sudah beberapa bulan pihaknya saya lihat tidak pernah ada dikantor situ jadi pihak petani akan mengadu nasibnya kemana lagi terkait dengan masalah bantuan pupuk bersubsidi tersebut.

” Sementara Supadi, selaku Kepala Balai Penyuluh Pertanian se Kecamatan Mentawabaru Ketapang, ketika dihubungi Wartawan Posbumi.com, via telepon seluler Kamis 07/01/2121 .

Membenarkan adanya kelangkaan pupuk bersubsidi, sejak beberapa bulan yang lalu petani sudah tidak lagi mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi dari pemerintah, saya juga kasihan dengan petani banyak yang mengeluh ke saya bahkan puluhan petani mengeluh.

Supadi, menambahkan, pihak Dinas baru- baru ini mendapatkan surat edaran dari Kementerian Pusat yang bunyinya ada perubahan harga yang cukup tinggi tidak seperti dulu lagi, menurut saya apakah karna akhir tahun kemarin sehingga pupuk bersubsidi jadi naik harganya kita tidak tau juga, tentunya dalam hal ini terkait dengan pupuk bersubsidi pihak distributor yang sangat tau soal naik turunya pupuk subsidi tersebut kalau saya sebagai Kepala Balai Penyuluh Pertanian( BPP) hanya kepanjangan tangan dari para petani dan apa yang dikeluhkan petani selama saya masih bisa memperjuangkan tetap saya perjuangkan namun kalau memang itu ada perubahan harga sesuai surat edaran Kementerian saya tidak bisa berbuat banyak, buburnya,”( Kar )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here