Polisi Ungkap Pencurian Laptop Di Rumah Sakit Jagakarsa Jaksel

0
34

POSBUMI.COM, JAKARTA – Polisi mengungkap pencurian laptop di rumah sakit di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku, Asep S (41) mencari laptop milik orang tua pasien yang sedang dirawat di lantai 3 rumah sakit tersebut.

“Kasus pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP dengan modus atau operandinya mencuri laptop dari salah satu pasien yang ada di Rumah Sakit Zahirah,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Eko Mulyadi, kepada wartawan, Senin (5/4/2021).

Eko mengatakan pelaku melakukan pencurian pada Minggu (4/4) pukul 04.40 WIB. Aksi pelaku ini terekam CCTV rumah sakit.

“Kejadiannya sendiri terjadi itu dari rekaman CCTV itu pada pukul 04.04 WIB sudah masuk hari Minggu. Kemudian yang hilang itu satu unit laptop yang ada dalam tas, mouse kemudian ada charger, kemudian ada flash disk ini diambil pelaku dari salah satu ruang rawat inap di lantai tiga Rumah Sakit Zahirah wilayah Kelurahan Jagakarsa,” kata Eko.

Korban tersebut bernama Lisa, yang anaknya sedang dirawat. Saat itu saksi-saksi juga sudah dimintai keterangan polisi hingga penangkapan.

“Kemudian kerugiannya, kalau dikonfersikan nilai rupiah sekitar Rp 6 juta. Nah dari hasil keterangan korban, keterangan para saksi, kemudian dari hasil rekaman CCTV, kemudian tim dari Unit Reskrim Jagakarsa di bawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Mujianto melakukan penyelidikan pengembangan terhadap pelaku profil pelaku,” ujarnya.

Polisi menangkap pelaku di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pelaku ditangkap kurang dari 12 jam, yakni pukul 23.20 WIB, Minggu (4/4).

“Kemudian setelah mendapatkan bahan keterangan yang cukup tim bergerak ke arah cempaka putih karena diduga pelaku berasal dari dan berada di wilayah Cempaka Putih,” katanya.

“Dan setelah dilakukan pengintaian profil sesuai dengan apa yang digambarkan baik melalui CCTV maupun keterangan saksi dan korban maka pada pukul 23.20 WIB, jadi kurang dari dua belas jam ini pelaku berhasil diamankan tim dari Unit Reskrim Polsek Jagakarsa,” tambahnya.

Polisi menyita barang bukti pelaku seperti pakaian dan barang-barang yang digunakan saat melancarkan aksinya. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama 5 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here