Polri Mempersilakan Komnas HAM RI Membentuk Tim Khusus Atas 6 Orang Tertembaknya Pengikut HRS

0
103

POSBUMI.COM, JAKARTA – Polri mempersilakan jika Komnas HAM RI ingin membentuk tim khusus untuk mendalami enam orang pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS) yang tewas ditembak saat bentrok dengan polisi di tol Jakarta-Cikampek (Japek). Polri menganggap hal tersebut sebagai sebuah bentuk pengawasan eksternal.

“ya nggak apa-apa, itu bentuk pengawasan eksternal,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2020).

Awi menuturkan, Polri siap membantu menyediakan data yang dibutuhkan Komnas HAM. Awi menyampaikan, Polri juga akan bersikap transparan terkait 6 laskar FPI tewas ditembak.

“Nanti kita akan membantu, terkait apa-apa saja data yang dibutuhkan. Selama ini kita transparan, nanti silahkan saja,” tuturnya.

Lebih lanjut Awi mengatakan, Polri sendiri memiliki tim audit internal. Awi menyebut tim tersebut saat ini sedang bekerja.

“Kita di dalam juga sudah ada tim audit internal. Tentunya tim juga bekerja,” imbuhnya.

Sebelumnya, enam pengikut Habib Rizieq Shihab tewas ditembak dalam insiden di tol yang disebut polisi karena melakukan penyerangan. Komnas HAM membentuk tim mendalami kasus 6 pengikut Habib Rizieq tewas ditembak.

“Komnas HAM RI melalui Pemantauan dan Penyelidikan telah membuat Tim Pemantauan dan Penyelidikan. Saat ini, tim sedang mendalami informasi untuk memperdalam berbagai informasi yang beredar di publik,” tulis Komnas HAM di akun Twitter mereka seperti dilihat Senin (7/12).(Dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here