Puluhan Warga Keluhkan Karang Taruna Ekabahurui Mati Suri

0
400

POSBUMI.COM SAMPIT – Perlu exsis tensi serta keterbukaan kepada masarakat, agar tidak menjadi praduga tak bersalah dan berkesan mati suri, terkait adanya Karang Taruna sudah puluhan tahun tidak terlihat kegiatanya sehingga membuat sejumlah pemuda merasa tergugah dan ingin mempertanyakan kepada pihak pengurus Karang Taruna tersebut, dalam kepengurusanya dianggap tidak pecus dan terkesan jalan ditempat.

“Semestinya adanya kegiatan Karang Taruna itu sangat membantu para pemuda dan sebagian masarakat, akan tetapi kenapa sudah berjalan puluhan tahun kok tidak ada kabarnya dan terkesan dimonopoli oleh satu orang ketuanya saja berinisial (Ym) hingga saat ini tidak ada kabar beritanya seakan akan mati suri tertelan bumi kata warga.

Menurut sumber informasi warga Desa Ekabahurui Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (KOTIM) berinisial (ham) kepada awak bumi Posbumi.com 10/06/2020, sekira pukul 09.00.WITA mengatakan, memang benar apa yang diperbincangkan beberapa masarakat tersebut sudah puluhan tahun ada Karang Taruna, disini dari dulu hingga sekarang tidak ada aktifitasnya seakan akan mati suri saja, itu perlu dipertanyakan kepada Ketuanya terkait dengan kegiatanya apa saja selama ini, jangan sampai hanya ada nama saja sementara kegiatanya tidak ada bantuan terus mengalir dari berbagai pihak hanya dimaanfaatkan oleh sebagian oknumnya saja, belum lagi ada dana sisihan dari dana Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD), ada berapa dari desa tersebut mana kita pernah tau selama ini tidak ada keterbukaan sama sekali membuat bertambah curiga sebagian warga.

Dalam waktu dekat saya selaku pemuda desa ekabahurui dan beberapa pemuda lainya akan pertanyakan hal tersebut terkait Karang Taruna dan lain lainya kepada beberapa pengurusnya apa bila tidak jelas pertanggung jawabnya saya akan minta agar dibubarkan saja kepengurasanya dan dibentuk kembali kepengurusan baru lagi agar masarakat maupun pemuda lainya bisa mengetahui kegiatanya tidak seperti ini terkesan jalan ditempat, artinya patut dicurigai ada beberapa hal yang perlu dipertanyakan terkait bantuan bantuan lainya bisa diduga diselewengkan atau terkesan ditutup tutupi oleh pihak desa tersebut berkaca dari beberapa hal yang sudah ada tidak ada keterbukaan dan hanya di nikmati oleh kroni kroni desa tersebut.

Tambarani salah satu pemuda desa Ekabahurui, menambahkan sangat menyayangkan apa yang jadi kemelut di Desa Ekabahurui, masalahnya selain ketidak transaran dengan masarakat dalam beberapa hal baik itu pelaksanaan Dana Desa (DD) maupun hal yang lain terkesan mopoli, dan perlu ditlusuri hingga tuntas, memang sekama ini masarakat selalu diam dalam hal ini, bukanya masarakat tidak tau, ini saatnya kita mempertanyakan kepada pihak desa .

Ditambahkan ada beberapa kegiatan yang tidak jelas dan tidak berguna buat masarakat kenapa dipaksakan itu kan terkesan asal asalan saja, sementara dana yang digunakan tersebut berasal dari dana desa yang perlu dipertanggung jawabkan penggunaan dana tersebut”. pungkasnya.

( kar )
○○

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here