Puluhan Warga Keluhkan Pungli di Area SPBU

0
169

POSBUMI.COM,SAMPIT – Maraknya pungutan liar di Area SPBU jalan HM Arsyad Km 10 Desa Pelangsian Kecamatan Mentawabaru ketapang Kabupaten KotawaringinTimur (KOTIM) perlu tindakan tegas dari petugas kepolisian. Pasalnya Pungutan liar (Pungli) ini selain meminta minta uang kepada pengendara umum tergolong berani, beroprasi didalam SPBU dekat pengisian BBM jenis Bengsin, meminta sejumlah uang kepada pengendara umum yang mengisi BBM tersebut.

Din salah satu sopir taxsi jurusan Sampit, Samuda mengatakan kepada wartawan Posbumi.com, Rabo 22/07/2020, sekira pukul 09.Wib mengatakan,saya singgah di SPBU Km 10 , Desa Pelangsian membeli BBM jenis bengsin, tiba tiba didatangi oleh orang yang diduga preman SPBU meminta sejumlah uang kepada saya sebesar Rp = 5000 , dengan alasan parkir didalam SPBU tersebut.

Oleh saya menghindari keributan terpaksa saya bayar . Disisi lain disampaikan pula oleh orang yang baru membeli BBM diarea tersebut mengalami hal yang sama setelah mengisi bengsin langsung didatangi orang yang tidak saya kenal, meminta parkir didepan Noksel pengisian tersenut, dengan terpaksa saya berikan Rp = 10.000, kepada orang yang mengaku petugas parkir.

” Sementara Edy , salah satu pengawas SPBU ketika ditemui Posbumi.com, Rabu 22/07/2020 sekira pukul 08.00 WITA, mengatakan, dengan tegas kata Edy, saya terkait dengan masalah parkir tidak tau menau dan pada intinya saya meminta kepada mobil mobil umum yang ngisi BBM jenis bengsin, maupun lainya tidak dibenarkan dan jangan dikasih kalau ada oknum yang meminta parkir didalam SPBU, saya sangat keberatan kalau ada oknum yang menagih parkir didalam SPBU kalau memang tindakan itu diteruskan dengan cara meminta parkir didalam SPBU kalau memang keberatan silahkan laporkan saja kepada pihak aparat yang berwajib.

Imbuh Edy, pihak SPBU tidak pernah merintah memungut parkir didalam area SPBU dan kalau ada petugas SPBU maupun noksel yang menjaga pengisian BBM berani berani meminta uang tambahan dari pengisian tersebut, bila mana ketahuan biar ditanggung sendiri akibatnya “, kata Edy.

( Kar )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here