Rakor Kades Se-kecamatan Perbaungan Sergai dalam mengelola Anggaran

0
47

POSBUMI.COM, SERGAI – 24 Desa dan 4 Kelurahan Se-kecamatan Perbaungan menghadiri kegiatan Kordinasi di Aula kantor Desa Pasar Bengkel kec. Perbaungan Serdang Bedagai ( Sergai) Senin. 22/12/20 pagi.

Dalam kegiatan Rakor tersebut dihadiri oleh” Camat Perbaungan, beserta kasi PMD, kasi Pendapatan, dan kasi sos Kecamatan Perbaungan.

Pada Rakor tersebut ada beberapa kepala desa memberikan pertanyaan- pertanyaan dalam beberapa Hal, di antaranya prihal penggunaan Dana Desa dan Hak – hak Pemdes dalam menyalurkan anggaran dan biaya lainnya.

Kades Melati II Supardi mengatakan” Desa Melati II desa yang luas dan anggarannya kecil ditambah lagi Anggaran untuk membiayai Covid-19.

Banyak poin-poin yang sudah dianggarkan banyak telah dihapuskan dikarnakan banyak kegiatan- Kegiatan diantaranya 8 Kegiatan Bimtek” ucap kades Melati.

Kades Naga lawan angkat bicara pada kegiatan Rakor kecamatan Perbaungan mengatakan” Bapak camat Kecamatan Perbaungan yang di dampingi kasi PMD, Kasi pendapatan dan kasi juga yang kami banggakan yakni tuan rumah kami yang di bapak kepala desa bengkel yang insya Allah 2021 mau buat kantor yang baru.

“kami doakan ini di desanya udah ada merdeka ya Pak ya jadi Alhamdulillah saya dari naga lawan Pak, nampaknya di naga lawan nggak ada masalah udah merdeka jalannya semua udah dari sungai Buluh bengkel sampai ke naga lawan itu sudah aspal kemudian dari Pantai Cermin menuju Teluk Mengkudu itu sudah aspal Pak tinggal lagi jalan menuju wisata termasuk jalan desa ke rumah saya” ucap kades Naga Lawan.

Camat Perbaungan Erfin Fahrul Roji Caniago menjawab beberapa pertanyaan dari para kades diantaranya” Kepastian hukum Dalam pengolahan dana desa dikembalikan kesewenangan nya kepada Kepala Desa kembali.

Camat juga menjawab pertanyaan dari Kades Cinta Air prihal jalan induk desa” Nanti akan dari Kecamatan mencoba komunikasi dengan pemerintah kabupaten maupun DPRD Sergai.

Prihal Pajak lanjut Camat Erfin, agar bisa segera di selesaikan supaya tidak kebelakang harinya menjadi masalah dan Desa agar kembali menghidupkan kembali karangtaruna didesa – desa.

Karna apa Karangtarun ada memiliki anggaran tersendiri dari dana desa, jadi struktur organisasi tersebut yang lama di bubarkan dahulu lalu di bentuk baru.” Ucap Erfin dalam mengakhiri kegiatan Rakor Kecamatan perbaungan. (Jrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here