Ratusan Gabungan Mahasiswa Asal Gresik Ricuh Dengan Aparat Kepolisian Di Kantor DPRD

0
35

POSBUMI.COM,GERSIK JATIM – Ratusan gabungan mahasiswa asal Gresik ricuh dengan aparat kepolisian di kantor DPRD. Kejadian itu bermula saat mahasiswa gabungan dari HMI, PMII, dan lainnya melakukan aksi ban bakar.

Aksi bakar ban tersebut direspon oleh aparat kepolisian dengan memadamkam api. Tidak terima dengan pemadaman, mahasiswa dan aparat kepolisian saling dorong. Sehingga, ada satu mahasiswa terjatuh akibat dorongan dari aparat.

Keributan terjadi beberapa menit. Akhirnya bisa dilerai dan mahasiswa merapatkan barisan kembali sambil melakukan orasi.

Mahasiswa gabungan asal Gresik turun ke jalan menuntut penolakan omnibus law. Selain melakukan aksi, mereka juga membawa spanduk bertuliskan ‘Dewan Perusak Rakyat’ DPR RI Wakil Rakyat untuk Corporate’.

Selama berorasi melakukan tuntutan, mahasiswa meminta perwakilan dari DPRD Gresik untuk menerima aspirasinya.

Ketua DPRD Gresik, Abdul Qodir yang juga hadir di tengah-tengah aksi mahasiswa berjanji menyampaikan aspirasi mahasiswa Gresik ke pemerintah pusat.

“Saya berjanji membawa aspirasi mahasiswa Gresik ke pusat. Sebab, ada beberapa poin omnibus law yang harus direvisi,” ujarnya di hadapan mahasiswa, Kamis (8/10/2020).

Sementara itu, perwakilan mahasiswa yang juga korlap aksi Khoirul Alim menuturkan, aksi gabungan ini dilakukan karena DPR sudah tidak pro rakyat lagi.

“Kami turun ke jalan karena mereka DPR sudah tidak peduli sama rakyat. Karena itu, sebagai perwakilan mahasiswa meminta DPRD Gresik untuk menyampaikan aspirasi ke pusat,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungannya terhadap mahasiswa, kata Khoirul, Ketua DPRD Gresik juga diminta mendatangani pakta integritas dukungan terhadap mahasiswa Gresik.(Doni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here