Sebanyak 704 Anggota Panitia Pengawas Pilkada Se Lamongan Jalani Rapid Test

0
24

POSBUMI.COM, LAMONGAN – Menjelang pemungutan suara Pilbup Lamongan 2020, untuk kedua kalinya sebanyak 704 anggota panitia pengawas pilkada se-Lamongan jalani rapid test.

Hingga saat ini, tidak ada anggota panwas maupun staf yang terdeteksi reaktif.

Anggota Bawaslukab Lamongan, Toni Wijaya mengatakan, rapid test serentak ini dilakukan karena semakin dekatnya hari H pelaksanaan pemungutan suara.

Peserta rapid tes, kata Toni, diberlakukan untuk semua anggota Bawaslu tingkat kabupaten, Panwascam hingga semua anggota panwas desa dan semua staf.

“Semua anggota, staf Bawaslu di semua jenjang dari kabupaten hingga desa/kelurahan,” kata Toni Wijaya saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID, Rabu (28/10/2020).

Pelaksanaan rapid test sendiri, dilakukan secara serentak terbagi di beberapa titik dan tidak terpusat di satu tempat saja agar tidak menimbulkan kerumunan massa. Bawaslukab, menggandeng tenaga medis dari RSUD dr Soegiri Lamongan sebagai pelaksana tes.

“Rapid test ini diwajibkan untuk semua pengawas di semua jenjang agar sebagai penyelenggara tetap bisa mengawasi pilkada dengan tetap menjaga kesehatan dan melakukan protokol kesehatan,” katanya.

Toni menambahkan, rapid test yang dilakukan oleh Bawaslukab Lamongan ini untuk kedua kalinya digelar. Rapid tes akan kembali digelar hingga nanti menjelang hari H pemungutan suara Pilkada Lamongan.

Selain rapid test, seluruh petugas pengawas di semua tingkatan juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Pengawas dibekali dengan perlengkapan APD berupa masker dan hand sanitizer serta mendapatkan asuransi jaminan kesehatan maupun jaminan ketenagakerjaan.

Toni menambahkan, hasil rapid test kedua ini belum diketahui hasilnya. Namun pada rapid test pertama, tidak ada satu pun pengawas yang reaktif.

“Hasil rapid test akan diumumkan oleh Dinkes Lamongan melalui Bawaslukab Lamongan. Semoga normal semua, ” pungkas Toni.(Doni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here