Siswi SMA Di Mojokerto Tega Menghabisi Nyawa Bayi Yang Baru Saja Dilahirkan

0
46

POSBUMI.COM, MOJOKERTO JATIM – Seorang siswi kelas X SMA di Mojokerto tega menghabisi nyawa bayi yang baru saja dia lahirkan. Gadis berusia 15 tahun ini menginjak wajah darah dagingnya tersebut hingga tewas.

Wakapolres Mojokerto Kompol David Prasojo mengatakan tersangka berinisial VL merasa akan melahirkan pada Senin (7/12) dini hari. Saat itu usia kehamilannya sudah 9 bulan.

Seorang diri, gadis berusia 15 tahun ini pergi ke ponten di Dusun/Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 04.00 WIB.

“Sadar akan melahirkan, dia pergi ke kamar mandi umum di dekat rumahnya. Dia melahirkan dengan posisi jongkok di dalam kamar mandi umum,” kata David saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Selasa (29/12/2020).

David memastikan VL melahirkan bayinya seorang diri di dalam ponten Dusun Gayaman. Bayi laki-laki tersebut lahir dengan bobot 2,7 Kg dan panjang 47 cm.

Suara tangisan darah dagingnya justru membuat VL panik. Tanpa berfikir panjang, siswi kelas X SMA itu menginjak wajah bayinya hingga tewas.

“Dia menginjak kepala bayinya sampai nafasnya tidak ada. Setelah memastikan bayinya meninggal dunia, dia membuang bayi tersebut ke sungai di dekat kamar mandi umum,” terang David.

Pengakuan VL, tambah David, cocok dengan hasil autopsi terhadap jasad si bayi. Tim dokter forensik menemukan luka memar pada pipi korban.

“Hasil autopsi terdapat luka memar pada pipi bayi. Korban meninggal karena nafasnya tersumbat,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, VL disangka dengan pasal berlapis. Yakni Pasal 80 ayat (3) juncto pasal 76 huruf c UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan pasal 342 KUHP. Hukuman maksimal 15 tahun penjara sudah menantinya.

“Kami terapkan pidana yang sama karena kami tahu dia melakukannya secara sadar. Dia mendapatkan pendampingan dari psikolog karena itu hak tersangka yang dijamin KUHAP,” tandas David.

Mayat bayi yang dilahirkan VL ditemukan warga mengapung di sungai Dusun/Desa Gayaman, Senin (7/12) sekitar pukul 05.00 WIB. VL diringkus polisi di rumahnya pada Sabtu (12/12), atau 5 hari pasca kejadian. Kini dia ditahan di ruangan khusus di Rutan Polres Mojokerto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here