Tempat Usaha Di Wilaya Kunciran Indah Yang Selalu Terkunci Rapat

0
170

POSBUMI.COM, KOTA TANGERANG – Di duga tempat usaha yang selalu tertutup rapat dan tak pernah ada karyawan atau pekerja tanda seperti rumah tak bertuan rt05/08 kel.kunciran indah kec.pinang kota tangerang

Dan juga ada laporan dari warga setempat pun banyak keluhan apa bila ada hal-hal yang terjadi dari dampak usaha tersebut yaitu penyulingan tiner dan warga di sekeliling pun tidak dapat kompensasi dan setidaknya ada sumbangsih dari pemilik pengusaha untuk warga di sekelilingnya tetapi tidak ada dan cuma hanya mengakibatkan dampaknya saja.(11-20 wib).

Investigasi posbumi menanyakan warga ada di temukan pencemaran air menjadi hitam dan ada plek-plek hitam di kamar mandinya dan juga bau.

Apa nih tidak merugikan lingkungan dan juga kenapa tempat usaha selalu terkunci dan rapat seharusnya ketua lingkungan harus menegur dan menghimbau kepada pemilik usaha,di temui team investigasi narasumber dari warga “Heri dia menjelaskan bahwa pencemaran lingkungan tersebut tidak memperdulikan lingkungan yang mendampakan pencemaran usahanya tersebut, dan ada juga laporan dari warga yang berdekatan bahwa sering ada keluar masuk perempuan ke tempat usaha tersebut sering masuk pukul 01-00 wib.

Pemilik usaha penyulingan tiner pun malah marah-marah untuk usahanya di lihat dan juga pemilik usaha seperti di duga blom mengantongi surat izin usahanya seperti SKU dari pemerintah dan izin B3 bukan hanya itu pemilik usaha melarang team investigasi untuk mediasi ke tempat usahanya.senin/15/Maret/2021.

Team investigasi posbumi.com mendatangi kelurahan kunciran indah tetapi jawaban dari stap kelurahan hanya menjelaskan bahwa pemilik usaha tersebut baru mau membuat surat izin kenapa pemerintah tidak tegas dan tidak gereget padahal sudah jelas ada oknum pengusaha penyulingan tersebut belum mengantongi surat-surat izin yang legal hanya di himbau saja kenapa tidak di gubris, harus nya pemerintah yang lebih tegas dan bertindak yang bisa mengarahkan agar pengusaha jera dan juga harus mengikuti Perda kota Tangerang bukan nya di abaikan dan di biarkan saja.(adinprawira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here