Tidak Kooperatif, Kuasa Hukum Mantan Karyawan Hypermart Cabang WTC Serpong Layangkan Somasi Kedua

0
300

POSBUMI.COM, TANGERANG SELATAN – Akibat somasi pertama tidak direspon, Advokat Rekky Andrian, SH selaku Kuasa Hukum Abdul Ruhyana, karyawan tetap Hypermart yang dipecat sepihak, kembali mengajukan somasi kedua kepada perusahaan PT Matahari Putra Prima (Hypermart). Rabu (25/11/2020)

“Upaya lanjutan terkait menempuh keadilan terhadap klien kami, sudah kami layangkan somasi kedua, tinggal kami menunggu upaya pemanggilan bipartit selanjutnya,” ujar Advokat Rekky Andrian, SH

Ia juga berharap kepada pihak Hypermart Cabang WTC Serpong untuk segera merespon dan kooperatif terhadap somasi kedua ini. Jika tidak ada itikad baik alias tidak ada mufakat, maka Kuasa Hukum akan melakukan upaya hukum Tripartit.

“Selanjutnya kami akan melayangkan upaya hukum Tripartit, kita akan mendiskusikan kembali upaya win-win solution untuk hak-hak klien kami di Disnaker Kota Tangerang Selatan,” ujar Advokat Rekky Andrian, SH

Ia juga berharap kepada pihak PT Matahari Putra Prima (Hypermart) Cabang WTC Serpong, untuk segera menyelesaikan dan memenuhi hak-hak kliennya sebagai karyawan, sesuai dengan ketentuan UU no 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan dan memberikan ganti rugi baik materil dan inmateril

“Harapannya, semoga hak-hak klien kami sesuai UU no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan itu bisa direalisasikan,” ucapnya

Perlu diketahui, Abdul Ruhyana, mantan karyawan PT Matahari Putra Prima (Hypermart) Cabang WTC Serpong, di Jalan Raya Serpong no 38 Pondok Jagung, Kota Tangerang Selatan, dipecat secara sepihak tanpa ada surat peringatan (sp) terlebih dahulu.

Abdul Ruhyana bekerja selama 7 ( tujuh) dari tahun 2013. Ia dipecat lantaran telah menggeser CCTV di ruangan tempat ia bekerja.

Abdul Ruhyana juga mendapat tekanan dari atasannya untuk menandatangani surat pengunduran diri dari pekerjaan. Padahal istrinya baru saja melahirkan anak pertamanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here