Tito Karnavian mengantisipasi lonjakan kasus Corona imbas libur panjang di akhir Oktober 2020

0
50

POSBUMI.COM,JAKARTA – Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus Corona imbas libur panjang di akhir Oktober 2020. Warga yang berada di zona merah Corona disarankan tak liburan atau pulang kampung.

Libur panjang pekan depan merupakan gabungan antara tanggal merah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober serta dua cuti bersama pada 28 dan 30 Oktober. Dengan demikian, ada libur pada hari Rabu, Kamis, dan Jumat.

Mendagri, Tito Karnavian, memprediksi masyarakat akan memanfaatkan hari Senin-Selasa dan Sabtu-Minggu untuk bablas libur panjang. Tapi, mobilitas masyarakat di libur panjang ini dikhawatirkan berimbas pada kenaikan kasus Corona.

“Pergerakan masyarakat ini bisa menimbulkan penularan. Oleh karena itu, ini perlu kita waspadai bersama agar liburan tidak jadi media penularan, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan bersama,” kata Tito usai ratas bersama Presiden Jokowi, Senin (19/10/2020).

Pemerintah menyarankan warga yang berada di zona merah Corona tidak pergi berlibur atau pulang kampung. Tito memberi saran alternatif kegiatan saat libur panjang di rumah saja yaitu salah satunya beres-beres rumah.

“Rekan-rekan yang daerahnya merah, rawan penularan, kalau memang bisa tidak pulang dan tidak berlibur. Lebih baik isi waktu di tempat masing-masing. Beres-beres rumah atau tempat tinggal, menikmati liburan bersama keluarga di kediaman masing-masing. Itu yang diharapkan,” paparnya.

Sebelumnya dalam pengantar ratas, Presiden Jokowi mengingatkan pengalaman saat long weekend di Agustus 2020 lalu. Jokowi tak mau ada peningkatan kasus usai libur panjang.

“Mengingat kita punya pengalaman kemarin libur panjang 1,5 bulan yang lalu, setelah itu terjadi kenaikan agak tinggi,” kata Jokowi.

“Ini perlu kita bicarakan agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak ke kenaikan kasus Covid,” sambungnya.
(Tpn/Dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here