Warga Ekabahurui Minta Bupati Kotim Cabut Daftar Orang Kaya Yang Dapat Bantuan Covid19

0
434

POSBUMI.COM SAMPIT – Dampak ketidak percayaan dan ketidak puasan masyakat, kepada pihak aparatur Desa yang telah menjelaskan terkait daftar orang yang mendapatkan bantuan terdampak Covid- 19 yang berasal dari Dinas Sosial.

Di aulia kantor Desa Ekabahurui tanggal 02/06/2020, beberapa hari yang lalu, dikatakan daftar Bantuan Sosial tersebut yang mendata pihak Dinas Sosial Propinsi Kalimantan Tengah

Bukan pihak masyarakat desa sangat tidak percaya tampa adanya petunjuk dari desa itu sendiri , apa lagi ditambah lagi adanya beberapa oknum Pegawai Negri Sipil ( PNS ) aktif , dan terdaftar dalam penerima bantuan terdampak Covid-19 tersebut yakni Bantuan Sosial yang berasal dari Dinas Sosial Propinsi

Yang rencananya akan dibagikan dalam beberapa hari kedepan kepada sebagian masyarakat Desa Ekabahurui,membuat puluhan pemuda meminta kepada
Bupati KotawaringinTimur bertindak tegas dan segera mengepaluasi daftar daftar penerima Bantuan Sosial tersebut,
agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial antar masyarakat dan membuat gaduh.

Menurut sember informasi yang dihimpun Posbumi.com dilapangan Kamis,06/06/2020,. Sekira pukul 14.09. Wita kepada warga yang meminta namanya tidak mau disebutkan mengatakan, saya dulu pernah dimintai foto copy KTP oleh pihak Desa,dikatakan ada bantuan dari pemerintah dan saya mau diberi bantuan ,tapi saya tunggu tunggu hingga saat ini tidak kunjung menerima

Dan malah saya mendengar kabar dari tetangga kok malah orang-orang PNS dan aparatur desa saja yang menerima bantuan tersebut

Apa lagi saya mendengar akhir-akhir ini malah keluarga terdengar kabar kepada desa dalam satu rumah semua mendapatkan bantuan itu, sementara saya yang hidupnya seperti ini malah tidak dapat bantuan sama sekali

Termasuk prangkat desa mendapatkan bantuan tersebut sebagian menggunakan nama kluarganya untuk mendapatkan bantuan tersebut

Padahal kalo saya lihat aparatur desa hidupnya mewah mewah dan hampir semua punya mobil kenapa malah dapat bantuan ya ? Saya yang hidupnya paspasan malah tidak dapat apakah bantuan itu untuk orang-orang yang mampu saja sementara yang hidupnya digaris kemiskinan dibiarkan mati kelaparan”,katanya.

” Zul (35) kepada Posbumi.com Jum at 06/06/2020 sekira pukul 15.00 Wita mengatakan, sebetulnya bantuan Covid- 19 itu sangat membantu kepada masarakat asalkan tepat sasaran , tetapi fakta dilapangan sesuai data yang sudah beredar yang mendapatkan bantuan tersebut malah yang hidupnya sangat mampu , apalagi ada nama oknum PNS , didalamya apakah itu yang dinamakan tepat sasaran.

Bobroknya oknum sleksi pendataan Bantuan Sosial ( BANSOS ) yang masih mencantumkan beberapa nama-nama oknum PNS mendapatkan bantuan tersebut

Apakah ada sistem kekluargaan atau sistem diam-diam agar tidak diketaui masarakat sampai terjadi hal seperti itu, sarat dugaan tim penyleksi pendataan bantuan Covid-19

Untuk warga terdampak Covid 19, yang masuk didesa Ekabahurui diduga tidak bekerja dan menggunakan data ngawur supaya terkesan asal-asalan,kata warga.

Ditambahkan Zul, sedangkan terdampak bantuan Covid-19 saja sudah carut-marut seperti itu membuat sebagian warga gaduh , apa lagi dengan penggunaan anggaran dana lain termasuk Anggaran Dana Desa ( ADD ) kemungkinan besar bisa diduga tidak tepat sasaran dan tidak jujur dan perlu adanya masarakat mempertayakan penggunaan dana tersebut.

Kita sebagai masarakat mempunyai hak dan tanggung jawab untuk memonitoring dan melaporkan kalau memang ada dugaan penyelewengan maupun menyalagunaan anggaran kepada pihak yang berwajib

Oleh karna baik itu dana bantuan maupun dana lain yang dikucurkan oleh pemerintah harus dipertanggung jawabkan secara terbuka dan transparan kepada masarakat”, ujarnya.

( Kar )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here