Warga Kampung Kebon Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah

0
136

POSBUMI.COM, TANGERANG – Warga Lingkungan RT 02/05 Kampung Kebon, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang menyelenggarakan pagelaran Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah dengan menghadirkan penceramah Ustadz Adi Rosadi di tengah-tengah masyarakat. Rabu (18/11/2020)

Dalam sambutannya, Ketua RW 05, Rusmanto menyampaikan pentingnya menjalankan protokol kesehatan dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini.

“Menghimbau kepada yang hadir di acara Maulid Nabi di Kampung Kebon untuk memakai masker, agar kita semua yang hadir di acara maulid nabi ini dijauhkan dari virus covid-19,” ujar Rusmanto, Ketua RW 05

Sementara itu, Ketua RT 02/05, Supendi mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat atas kerjasamanya dalam mewujudkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah

“Ini adalah bukti, kalau tidak ada kerjasama dari masyarakat itu sendiri, ini tidak akan terjadi. Mudah-mudahan kampung kebon ini ke depannya akan lebih maju lagi,” ucap Supendi, Ketua RT 02/05

Penceramah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah yang diisi oleh Ustadz Adi Rosadi menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang pemimpin dunia yang amanah untuk umat manusia, terutama umat Islam di muka bumi ini

“Beliau adalah seorang pemimpin yang amanah baik di dalam keluarga, amah dalam usaha, amanah dalam berdagang dan sukses menyebarkan Islam di dunia ini,” ujar Ustadz Adi Rosadi

Untuk itu, masih kata Ustadz Adi Rosadi, umat Islam harus meneladani kepemimpinan beliau dan menjadikan suri tauladan bagi kehidupan umat Islam di dunia

Ustadz Adi Rosadi juga mengajak jama’ah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk mempergunakan teknologi berupa handphone dengan sebaik mungkin, agar tetap Istiqomah dalam beribadah kepada Allah SWT

Dengan kata lain, dengan teknologi handphone umat Islam terhindar dari berpaling kepada Allah SWT. Justru sebaliknya, semakin dekat dengan Allah SWT

“Abis sholat, yang diliat Hp bukan baca Al Qur’an. Hp bisa jadi maslahat, Hp bisa juga jadi mafsadat. Intinya kita harus hati-hati, jangan sampai dengan hp diri kita jauh dari Allah SWT. Na’udzubillah min djalik,” ucap Ustadz Adi Rosadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here