Warga Keluhkan adanya Parkir Ilegal di SPBU HM.Arsyad KM.10

0
116

POSBUMI.COM.SAMPIT – Tanpa disadari apa yang dilakukan oleh oknum Juru Parkir (jukir) di area Stasiun Pengisian Bahan minyak Umum (SPBU) di Jalan HM Arsyad KM 10 Desa Pelangsian Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (KOTIM) menyalahi aturan.

Pasalnya Juru Parkir yang seharusnya menjaga parkir diluar area SPBU malah sebaliknya justru juru parkir yang satu ini selalu sibuk turut ngatur didalam SPBU dan menjaga didekat noksel sekaligus menagih parkir didalam area SPBU layaknya Preman, diminta pihak terkait turun tangan agar permasalahan parkir tersebut selain bisa tertata rapih juga tidak melakukan tagihan parkir didalam SPBU karena tidak sesuai aturan yang berlaku.

Menurut sumber informasi warga yang bisa dipercaya Rabu 17/06/2020 sekitar pukul 10.00.WIB mengatakan, memang benar selama ini yang saya lihat juru parkir bukannya ngatur diluar SPBU sesuai poksinya agar parkiran tersebut bisa tertib dan lancar malah sebaliknya juru parkir tersebut berjaga didalam area SPBU tepatnya didepan noksel pengisian sambil menagih parkir ke sipengguna kendaraan yang sudah melakukan pengisian BBM jenis Bensin.

Diisampaikan pula oleh warga terkait masalah parkir yang seharusnya untuk satu mobil roda 4 = Rp. 5000 dan roda 2 = Rp. 2000 bisa ditarik parkir berkali-kali membayar dengan alasan ada perintah dari pihak Dinas Perhubungan (KOTIM) agar setiap mobil yang masuk kearea SPBU ditarik parkir untuk satu kali masuk harus bayar parkir .

Disisi lain ada informasi warga yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, bahwa terkait parkir, ada sebagian mobil yang sedang mengisi BBM jenis Bensin masuk ke SPBU sebanyak tiga kali ditagih parkir oleh oknum juru parkir tersebut sebesar Rp. 100.000, pertanyaanya oknum tersebut bertugas penjaga parkir diarea SPBU atau ada ketentuan yang mengatur dalam perparkiran didalam SPBU ini malah berani melakukan pungutan didalam SPBU dengan dalih parkir, maka hal tersebut diduga tindakan pungli dan terkesan melakukan pemerasan kepada para pelangsir dalam hal ini masyarakat merasa dirugikan.

UD salah satu oknum juru parkir ketika dikonfirmasi diarea SPBU terkait adanya meminta parkir berkali-kali baik kendaraan roda 2 maupun roda 4 yang berkali-kali.

“Dia membenarkan hal itu, karena dar hasil parkir tersebut kami bagi rata termasuk jatah orang Dinas Perhubungan” tandasnya

Ironisnya lagi hampir setiap hari juru parkir tersebut sebelum meminta parkir kepada pelangsir diduga telah melakukan minum-minuman keras berakohol jenis arak, sesudah mabok baru ia bereaksi untuk menarik parkir kepara pelangsir tersebut hingga telah mengganggu kenyaman masyarakat umum.

” Kami minta kepada pihak terkait untuk memberantas adanya dugaan juru parkir ilegal diarea SPBU, karna parkir didalam SPBU selain mengganggu aktifitas pengendara umum juga mengganggu kenyamanan masyarakat umum yang hendak membeli minyak didalam SPBU”
Pungkasnya.

(TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here