Warga Sangiang Korban Dana PKH Bertambah LSM GERAM “Harus Ada Yang Bertanggung Jawab

0
280

POSBUMI.COM, KOTA TANGERANG – Lagi lagi korban dana PKH Bertambah lagi di Kota Tangerang, kali ini Ibu Ratna Wati, warga Rt05/RW01 Kelurahan Sangiang Jaya Kota Tangerang-Banten. Menjadi korban keganasan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, atau panitia penyalur dana bansos.

Ratnawati,” mengetahui kalau dirinya penerima dana manfaat Program Keluarga Harapan(PKH) sejak tahun 2018, saat salah satu teman nya menceritakan kalau tetanganya penerima dana manfaat namun di rekening nya tidak terdapat saldo.

Dari situ dirinya mencoba menanyakan ke pihak bank, dengan berupaya berkali kali akhirnya pihak bank membuka rekening koran nya.

Benar,” terlihat transaksi dari tahun ke tahun namun dirinya tidak pernah mengambil dana nya sebab, tidak mendapatkan buku tabungan dari panitia ataupun menerima kartu ATM rekening nya.

“Belum pernah saya terima dana tersebut, sampai bulan Juli tahun ini, namun saat ini pihak bank sudah membuatkan ATM baru, dan sudah saya dapatkan pengambilan pertama kali sebesar Rp75.000. ungkap Ratnawati.(01/09/2020).

Di data Rekening BNI Pandai Bansos, Ratnawati tercatat sebagai penerima dana manfaat dengan no Rek:05676614xx tapi di catat telah dipindahkan by kartu ke no rek:61755xxxx atas nama saudari “Inda” dan transaksi tersebut berkali kali tercatat di rekening yang sama sepanjang tahun.

Menurut keterangan masyarakat Kel.Sangiang Jaya, nama tersebut di “duga”, hampir sama dengan istri oknum dari TKSK kecamatan Priuk, yang menjadi panitia penyaluran dana berbagai bentuk, seperti BPNT( Bantuan Pangan Non Tunai) dan merangkap PKH( Program keluarga harapan.

Sebelumnya, salah satu warga di kelurahan yang sama juga pernah menjadi korban yang sama, yakni Ibu Sunarti. Tapi karena oknum tersebut langsung mengembalikan kepada pemilik hak, persoalan tersebut dianggap selesai.

Dari tanggapan element masyarakat, LSM GERAM Banten Indonesia, “Romo” kordinator wilayah Tangerang kota berpendapat,” Kurangnya pengawasan Dinas sosial Kota tangerang, di sektor pengawasan pendataan dan penyaluran manfaat menjadi Sebab timbul banyak nya persoalan masyarakat akhir-akhir ini, Seperti contoh pendataan di masyarakat adalah Pekerja sosial masyarakat (PSM) yang terkordinir.

“Jadi di mungkinkan itu salah satu persoalan Dinsos, sehingga carut marut nya pendataan penerima Manfaat Dari Kementrian sosial dimasyarakat menjadi sangat rentan di salah gunakan oleh oknum panitia yang ditetapkan pendataan dilapangan,”ungkapnya.

Lebih jauh “Romo mengatakan,” “baru- baru ini banyak permasalahan di masyarakat, seperti: Dana Manfaat PKH yang ditilap oleh oknum, serta nama penerima manfaat tidak sesuai, dan banyak yang tidak menerima tapi sudah terdaftar, bahkan sampai berujung ke ranah hukum.

“Kita sudah berkordinasi dengan penegak hukum, dan secepatnya akan di lakukan proses, agar terkuak semuanya siapa saja yang terlibat didalamnya, karena ini menyangkut hak orang kecil,” tutupnya.

Sebelum nya, Kepala Dinas sosial kota Tangerang “Suli Rosadi menyampaikan,” kalau dirinya sudah berulang-ulang mengingatkan panitia, agar menjalankan tugas nya masing masing dengan benar. “Tugas saya dah ngomong berbusa-busa, tapi kalau masih pada ngak mudeng, susah juga menghadapi mental orang,” terangnya saat dikonfirmasi awak media lewat Whatsap.

Kepala Dinas Sosial juga menghimbau kepada masyarakat, untuk melaporkan setiap panitia ke Dinas sosial kota Tangerang, yang menyalah gunakan bantuan yang di kucurkan pemerintah. Menurutnya Dinas sosial punya batasan untuk memantau dilapangan yang berjumlah ribuan orang pekerja sosial masyarakat di kota Tangerang.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here