2 Orang Diduga Menjadi Pelaku Ledakan Bom Bunuh Diri Di Depan Gereja Katedral Makassar

0
127

POSBUMI.COM, MAKASAR – Dua orang diduga menjadi pelaku ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Para korban mulai mendapatkan perawatan, termasuk pria bernama Kosmas, yang menghadang pelaku bom bunuh diri.

Aksi heroik Kosmas menyelamatkan nyawa banyak orang membuatnya harus mengalami luka-luka. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut sekuriti itu mengalami luka pada bagian kepala dan perut.

“Dan juga yang sekuriti ini yang luka di bagian perut dan kepala, ini luka,” ujar Argo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (28/3/2021).

Selain itu, Argo merinci ada 14 korban yang saat ini masih dalam perawatan dokter. Mereka mengalami luka di sejumlah bagian.

“Ada 14 ya korban, artinya yang sekarang masih dalam perawatan yang sedang ditangani oleh dokter dan mudah-mudahan segera bisa kembali,” terangnya.

Berikut informasi sejauh ini yang dirangkum awak media mengenai peristiwa tersebut:

1. Penghadang Bomber Bunuh Diri Alami Luka Bakar

Adik Kosmas bernama Jon (48) mengungkap kondisi kakaknya pasca peristiwa bom bunuh diri. Pria berusia 51 tahun itu mengalami luka bakar yang cukup serius.

“Iya beliau yang sempat menghadang (pelaku bom bunuh diri). Dia itu luka bakar. Cukup banyak tadi di badannya, bagian depan sama samping,” ucap Jon (48) selaku adik dari Kosmas saat ditemui awak media di RS Stella Maris, Makassar, Minggu (28/3/2021).

Menurut Jon, kondisi Kosmas saat ini sudah lebih baik. Kosmas juga sudah dapat berbicara dan berjalan.

“Sudah agak baikan sekarang dia sudah bisa bicara dan bisa jalan dia,” kata Jon.

2. Kosmas Dirujuk ke RS Bhayangkara

Jon menyebut awalnya Kosmas dirawat di RS Stella Maris untuk mendapatkan pertolongan pertama. Lalu pada pukul 15.36 Wita, Kosmas dibawa ke RS Bhayangkara.

“Dirujuk ke Bhayangkara,” kata adik Kosmas, Jon (48), kepada wartawan di RS Stella Maris.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam menyebut para korban yang masih memerlukan perawatan intensif dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar.

“Luka ringan sudah diberikan pengobatan dan ada rawat jalan. Kemudian yang masih dianggap luka berat seperti luka bakar kita rawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Merdisyam.

3. Potongan Tubuh Bomber Dikumpulkan

Tim Disaster Victim Investigation (DVI) masih melakukan olah TKP di lokasi bom bunuh diri. DVI menyiapkan beberapa kantong jenazah untuk mengumpulkan potongan tubuh pelaku yang berserakan di sekitar titik ledakan bom bunuh diri.

“Kita masih mencari potongan tubuh pelaku yang ada di sekitar lokasi, ” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Zulpan di lokasi kejadian, Minggu (28/3/2021).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here