Anggota DPRD Pemalang Pertanyakan Terkait Dana Penanggulangan Corona 40 M

0
2180

POSBUMI.COM, PEMALANG-JATENG – Guna penanggulangan dan pencegahan pandemi (Covid-19) atau wabah virus Corona yang sedang menyerang di wilayah Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.

Belum lama ini PemKab Pemalang, telah menggelontorkan dana APBD sebesar  Rp18.3M. Dana tersebut dikeluarkan dari dana peralihan APBD. Selain Pemkab juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah /DPRD juga membantu Rp.2M dan KORPRI 600 Jt.

Maka total yang disediakan untuk penanggulangan wabah virus (Covid-19) tersebut mencapai 20 M lebih.

Bayangkan saja, dari dana sebesar itu, rencananya untuk pembelian APD (alat pelindung diri ) penyemprotan disinfektan dan lain-lain. Namun dari hasil pantauan yang ada di masyarakat.

Penanggulangan dan pencegahan (Covid-19) wanna virus Corona yang dilakukan Pemkab terkesan masih dalam tahapan penyemprotan dan pembuatan posko di area pendopo. Hal itu menjadi bahan sorotan di kalangan anggota DPRD Pemalang.

Belum lagi ada kabar yang terhembus di tingkat birokrasi bahwa anggaran yang di glontorkan mencapai 40 milyar lebih.sungguh angka yang fantastis..

Sementara itu anggota DPRD Komisi B,Ujianto MR,SH dari Fraksi Golkar mengatakan, bahwa anggaran yang dikeluarkan untuk penanggulangan dan pencegahan virus (Covid-19) atau Corona sebesar 40 M lebih, perlu adanya pengawasan khusus dari masyarakat

“Karena dulu pernah terjadi adanya penyimpangan saat bencana sunami. Saya tidak seudhon.Sebab kejadian ini baru pertama kali terjadi di Pemalang,” tegas Uut.

“Anggaran sebesar itu, menurut Uut, mestinya harus jelas peruntukannya ?  Coba tanyakan ke masing-masing Camat. Mereka dibantu berapa,” tegas Uut.

Dilanjut atas dugaan Pemkab Glontorkan Dana senilai Rp.40.M.

Anggaran untuk penanggulangan dan pencegahan (Covid-19) di Kab.Pemalang dikabarkan semakin membengkak. Diduga mencapai 40 M.

Akan tetapi ini sudah menjadi topik pertanyaan dari kalangan anggota DPRD.”Mereka menilai anggaran sebesar itu semestinya harus ada pembahasan di dewan,” ucapnya

Pertanyaan tersebut juga dilontarkan oleh Ujianto salah satu anggota DPR dari fraksi Golkar

“Kalau kabar ini benar. Ini ada apa. Ko Dewan tidak sampai tahu,” kata Ujianto di sela-sela kerumunan warung belakang DPRD.

Di hari yang berbeda, bendahara keuangan  yang juga kepala DPPKAD,H.Punto Dewo Selasa (7/4/2020) di Posko Penanggulangan (Covid-19) di Pendopo ketika disinggung soal kabar tersebut membenarkan, anggaran yang disediakan oleh PemKab untuk penanggulangan dan pencegahan wabah (Covid-19) atau Corona sebesar 40 M lebih.

“Dan anggaran itu berasal dari dana taktis/biaya tak terduga,” kata Dewo pada awak media.

Hal lain juga dikatakan juru bicara satgas gugus kerja,Tutuko Rahardjo  kepada awak media

“Keterkaitan angka yang dimaksudkan masih angka dinamis. Dan anggaran itu dikhususkan untuk penanggulangan dampak (Covid-19) Pemkab melakukan ini sudah sesuai instruksi menteri dalam neger,” kata Tutuko.

Selanjutnya, gambaran umum menurut Tutuko,yang pertama itu untuk peningkatan kapasitas kesehatan dan fasilitas kesehatan. Lalu yang kedua,untuk penanganan dampak ekonomi.dan yang ketiga untuk jaring pengamanan sosial bagi masyarakat. tegas Tutuko.

Masih Banyak Yang Belum salurkan.

Menanggapi tentang besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk penanggulangan dan pencegahan atau dampak (Covid-19) atau Corona di Kab.Pemalang.

Sekda Pemalang, Ir.HM.Arifin di Posko Gugus tugas (Covid-19) kepada awak Media mengatakan, anggaran tersebut memang belum semuanya dipakai Pemerintah baru mengeluarkan anggaran penyemprotan dan pembelian masker

“Pendirian Posko di Pendopo dan APD /Alat Pelindung Diri. Anggaran yang tersisa masih cukup banyak,” terangnya.

(A’IDIN, ST&WASKITO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here