Antara Ibadah, Surat Edaran Dan Pemangku Jabatan

0
95

POSBUMI.COM, KOTA TANGERANG – Semakin mengganasnya pandemi Covid-19, saat ini Indonesia sudah divonis menjadi episentrum Asia dari Pandemi C19 (Varian Delta), maka pemerintah mengambil tindakan pembatasan  mobilisasi atau (PPKM Darurat)  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Darurat

Bertepatan dengan Iedul Adha pada 20/7/2021, pemerintah mengeluarkan surat edaran yang diikuti Majlis Ulama Indonesia, bahwa meniadakan Sholat Iedul Adha di Masjid tetapi dilakukan dirumah

Giat pendistribusian surat edaran kementerian agama RI, MUI kota Tangerang dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) kota Tangerang ke beberapa masjid yang ada di wilayah kelurahan Cipondoh,
Senin 19/07/2021

(1.) Kementerian agama RI
Kantor kementerian   agama kota Tangerang

Surat Edaran Nomor: 1332/Kk.28.05.06/Hk.00.7/07/2021

tentang peniadaan sementara peribadatan ditempat ibadah atau malam takbiran, shalat Iedul Adha, dan petunjuk teknis pelaksanaan Qurban tahun 1442H/2021 M diwilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

(2.) Majlis Ulama Indonesia kota Tangerang

Surat Edaran Nomor: C.56/XI-05/SE/VII/2021

(3.) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang.

Surat Edaran Nomor : 61/PD-DMI/SE/TNG/VII/2021

Surat Edaran diterima langsung oleh DKM masjid dan ketua RW lingkungan setempat kami menghimbau dan mendistribusikan Surat Edaran dihadiri
Sekretaris Lurah Cipondoh dan staf, jajaran Polsek Cipondoh, BPBD kota Tangerang dan Babinsa Kelurahan Cipondoh.

Akan tetapi seperti yang terjadi di Cipondoh Tangerang warga di  komplek perumahan yang cukup terkenal, tetap melaksananakan sholat Iedul Adha dilapangan olah raga dengan prokes ketat, seperti, penyemprotan disinfektan pada area shalat, jamaah disemprot disinfektan pengukuran suhu badan, memakai masker, juga menjaga jarak shaff.

Memang semua upaya untuk terhindar dari Virus yang membahayakan dilakukan oleh semua pihak untuk tetap bisa beribadah, tetapi sekarang bagaimana  kepatuhan Warga masyarakat terhadap kebijakan pemerintahnya sendiri.

Setelah timbul penyimpangan dari surat edaran dari pemerintah tentang tata cara shalat Iedul Adha, Camat Cipondoh yang dimintakan konfirmasinya tidak merespon sama sekali, sedangkan Lurah sudah menyampaikan Surat Edaran dimaksud kepada Pengurus RW setempat dan DKM Masjid di Kelurahan Cipondoh, hal ini dapat menimbulkan presenden buruk dikemudian hari

Agama Islam memerintahkan untuk taat kepada pemimpin karena dengan ketaatan rakyat kepada pemimpin maka akan menciptakan keamanan dan ketertiban serta kemakmuran. Kewajiban taat kepada pemerintah merupakan salah satu prinsip Islam yang agung.

Lebih jauh semestinya kita juga belajar dari Ibrahim yang rela mengorbankan anaknya, dan jadilah seperti Ismail yang ikhlas menerima kehendak Allah. Pengorbanan dan keikhlasan adalah inti dari Iedul Adha. (SDJ/AE)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here