Kelurahan Pinang Bangun Desa Bersinar, Mendukung BNN Kota Tangerang Berantas Bahaya Narkoba

0
173

POSBUMI.COM, TANGERANG – Maraknya peredaran narkoba di masyarakat tidak hanya terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, namun telah masuk ke perkampungan hingga ke tingkat dusun dan pedesaan. Itu sebabnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) membentengi desa dengan pertahanan yang kuat untuk menanggulangi permasalahan narkoba.

BNN akan menjadikan desa sebagai salah satu garda terdepan untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkoba dan desa tersebut memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Setiap BNN Provinsi dan BNN Kota/Kabupaten di Indonesia wajib untuk membentuk desa bersinar. Khusus untuk wilayah Kota Tangerang, Kelurahan Pinang terpilih menjadi desa bersinar.

Langkah selanjutnya adalah, bagaimana keberlanjutan dari pihak kelurahan, agar secara mandiri mampu membuat berbagai langkah nyata terkait upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika) di wilayah Kelurahan Pinang.

Salah satunya adalah terbentuknya Satgas Relawan Anti Narkotika dan Agen Pemulihan terkait upaya rehabilitasi.

Mereka dapat menjadi perpanjangan tangan BNN di wilayah Kelurahan Pinang, seperti memberikan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, juga turut membantu dengan membawa ke BNN agar direhabilitasi jika ada warga masyarakat yang menjadi penyalahguna narkoba hingga melaporkan ke BNN jika ada tindakan mencurigakan terkait peredaran gelap narkoba di wilayahnya.

BNN Kota Tangerang telah berkoordinasi dengan Lurah Pinang dan mendukung Kelurahan Pinang dijadikan sebagai Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai garda terdepan pemberantasan bahaya narkoba.

Menurut Lurah Pinang, Hidayat, saat ini di RW 02 merupakan pusat kegiatan Desa Bersinar sebagai percontohan untuk daerah lain. Nantinya, RW di Kelurahan Pinang ini akan digandeng BNN Kota Tangerang untuk menjalankan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) sebagai upaya langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas layanan rehabilitasi bagi masyarakat.

“Hari ini rapat koordinasi, kelanjutan dicanangkannya Kelurahan Pinang sebagai Desa Bersinar. Dan rapat pembentukan IBM,” ucap Lurah Pinang, Hidayat. Jum’at (18/6/2021)

Lebih jauh Lurah Pinang mengucapkan ribuan terimakasih kepada aktifis pencegahan bahaya narkoba yang diketuai oleh Bang Zigo dan BNN Kota Tangerang yang telah menunjuk Kelurahan Pinang sebagai Desa Bersinar.

“Saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada BNN Kota Tangerang. Kegiatan ini sebagai upaya mencegah pemuda dari bahaya penggunaan narkoba. Dan tidak hanya sampai di sini saja, nantinya akan ada kegiatan positif lainnya bagi generasi muda untuk mencegah dan mengadakan penyuluhan bagi pemuda di Kelurahan Pinang,” ucap Lurah Pinang, Hidayat.

Sementara itu, Zigo aktifis dari pemerhati bahaya narkoba Kelurahan Pinang berharap, kegiatan Desa Bersinar tidak hanya menggugurkan kewajiban saja atau menjalankan program dari instansi atau lembaga milik BNN Kota Tangerang saja. Akan tetapi terus berkelanjutan untuk memerangi bahaya narkoba bagi generasi muda.

Apalagi bagi generasi muda yang sudah terjerumus barang haram tersebut, menurutnya, mereka harus disadarkan dan dirangkul agak tidak terjerumus lebih jauh lagi. Tentunya dengan kegiatan positif dan mengkampanyekan perang terhadap narkoba.

“Kita berikan edukasi kepada masyarakat dengan cara perangi narkoba. Program pertama yaitu membuat mural di perkampungan dan di pertokoan dengan tema bahaya akan narkoba,” ujar Zigo

Zigo, pemuda asli daerah Pinang Kota Tangerang ini berharap kepada remaja dan pemuda yang pernah terjerumus narkoba agar bersikap dewasa, tidak hanya berhenti untuk dirinya akan tetapi mengajak orang lain untuk menyadarkan akan bahaya narkoba.

“Biarlah masa lalu sebagai pelajaran, yang terpenting ke depannya, pemuda jadi garda terdepan untuk perang terhadap narkoba. Agar daerah Pinang menjadi tentram dan menjadi contoh daerah lain sebagai daerah yang bersinar,” ucap Zigo

Sementara menurut Didit Maulana dari seksi Rehabilitasi BNN Kota Tangerang mengatakan, “dimasa pandemi Covid-19 pemakaian narkoba terbilang masih tinggi. Itu sebabnya, pemuda perlu dirangkul agar tidak tersentuh narkoba.”

“Bagi pecandu dan penyalahguna narkoba untuk dapat Pulih dari Ketergantungan Narkoba hanya melalui satu cara yaitu Rehabilitasi, dan IBM hadir di lingkungan Kelurahan Pinang melalui para Agen Pemulihan untuk melaksanakan kegiatan rehabilitasi bagi para pecandu dan penyalahguna narkoba dengan resiko ketergantungan ringan,” ucap Didit Maulana.

Apabila ditemukan resiko ketergantungan Sedang dan Berat akan di rujuk untuk melakukan Rehabilitasi di klinik Pratama BNN Kota Tangerang dan Loka/Balai/Balai Besar Rehabilitasi milik BNN.

Adapun rehabilitasi tersebut dipastikan gratis dan tidak dipungut biaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here