Tower BTS Milik PT Inti Bangun Sejahtera di Kelurahan Kunciran Indah Berdiri Tanpa Penerangan Lampu  

0
186

POSBUMI.COM, KOTA TANGERANG – Bangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) Telekomunikasi milik PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) yang berlokasi di Rt 04/RW 014, Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang disinyalir berdiri tanpa mematuhi Standard Operating Procedure (SOP). Akibatnya, banyak masyarakat yang dirugikan dan membuat masyarakat resah.

Berdasarkan keluhan masyarakat, Tim Investigasi media online posbumi.com mencoba untuk menelusuri keberadaan Tower BTS milik PT Inti Bangun Sejahtera. Didapati keberadaan lokasi Tower BTS tidak memiliki lampu penerangan di sekitar area Tower BTS. Tidak hanya itu, di ujung Tower tidak terdapat lampu kedip sebagai penanda ketinggian, yang berfungsi sebagai penanda bila pesawat terbang rendah.

Keluhan masyarakat tersebut sejatinya sudah disampaikan oleh Robi Saragi, Pemilik Lahan Tower BST kepada Person in Charge (PIC) PT Inti Bangun Sejahtera.

“Saya sudah sampaikan dan konfirmasi kepada petugas PIC Ahmad, dari bulan Desember tahun 2020 tapi sampai saat ini tidak ada perbaikan ataupun pekerjaan,” pungkas Robi Saragi. Rabu (31/3/2021)

Sementara itu, saat dihubungi wartawan posbumi.com, Ahmad, PIC (penanggungjawab) PT Inti Bangun Sejahtera, membuat pernyataan hoax dan menuduh pihak wartawan sebagai sumber penjegalan pemasangan lampu penerangan.

“Saya sudah mau ada pemasangan lampu kedip atau penerangan tapi kenapa saya harus konfirmasi kepada wartawan dan kalau wartawan mau naikan, berita silahkan karna bukan urusan saya,” ucap Ahmad dalam sambungan telpon kepada wartawan posbumi.com. Rabu (31/3/2021), Jam 15.50 WIB

Bangunan Tower BTS sejatinya memiliki aturan tersendiri sesuai dengan ijin operasional Internet Service Provider (ISP) dan Ijin Mendirikan Menara. Hal tersebut diatur dalam pengaturan khusus mengenai syarat pembangunan Menara terdapat dalam Pasal 2 s.d Pasal 7 Permenkominfo 02/2008

  1. Menara harus digunakan secara bersama dengan tetap memperhatikan kesinambungan pertumbuhan industri telekomunikasi demi efisiensi dan efektifitas penggunaan ruang
  2. Pembangunan menara dapat dilaksanakan oleh:

a. Penyelenggara telekomunikasi;

b. Penyedia menara; dan/atau

c. Kontraktor Menara.

3. Pembangunan tersebut harus memiliki Izin Mendirikan Menaradari instansi yang berwenang

Yang dimaksud dengan Izin Mendirikan Menara menurut Pasal 1 angka 10 Permenkominfo 02/2008 adalah izin mendirikan bangunan sesuai dengan peraturanperundang-undangan yang berlaku.

  1. Pembangunan menara harus sesuai dengan standar baku tertentu untuk menjamin keamanan lingkungan dengan memperhitungkan faktor-faktor yang menentukan kekuatan dan kestabilan konstruksi menara, antara lain:

a. tempat/space penempatan antena dan perangkat telekomunikasi untuk penggunaan bersama;

b. ketinggian Menara;

c. struktur Menara;

d. rangka struktur Menara;

e. pondasi Menara; dan

f. kekuatan angin

Menara harus dilengkapi dengan sarana pendukung dan identitas hukum yang jelas.

Sarana pendukung harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, antara lain:

  1. pentanahan (grounding)
  2. penangkal petir
  3. catu daya
  4. lampu Halangan Penerbangan (Aviation Obstruction Light)
  5. marka Halangan Penerbangan (Aviation Obstruction Marking)

Identitas hukum terhadap Menara antara lain:

nama pemilik Menara

lokasi Menara

tinggi Menara

tahun pembuatan/pemasangan Menara

Kontraktor Menara

beban maksimum Menara

Apabila pembangunan menara tidak sesuai prosedur, yakni tidak memilikiizin mendirikan menara dan syarat-syarat lainnya, maka berdasarkan Pasal 21 Permenkominfo 02/2008, Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah dapat memberikan sanksi administratif berupa teguran, peringatan, pengenaan denda, atau pencabutan izin sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.

 

 

Wartawan: Adin Prawira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here